Harga Bitcoin (BTC) Merosot ke US$ 117.000 Setelah Cetak 'All Time High' Baru, Pemulihan Harga Bakal Terjadi?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam pada Selasa (15/7/2025) setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi baru di US$ 123.091. Penurunan ini terjadi karena beberapa investor memilih untuk mengambil keuntungan dan pasar mulai melambat. Meskipun demikian, investor besar masih terus membeli dan data menunjukkan dukungan yang kuat untuk Bitcoin (BTC).
Melansir dari Pintu, Rabu (16/7/2025), penurunan harga Bitcoin (BTC) yang mencapai 4,6% menjadi sekitar US$ 117.466 selama hari tersebut dipicu oleh aksi jual oleh beberapa investor yang mengambil keuntungan. Fenomena ini bukanlah hal yang tidak biasa di pasar kripto, terutama setelah mencapai puncak harga baru.
Meskipun terjadi penurunan, investor institusional terus menunjukkan minat yang kuat pada Bitcoin (BTC), dengan aliran dana ETF mencapai US$ 52,66 miliar per 14 Juli.
Selain itu, volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencatat angka yang signifikan sebesar US$ 5,95 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada penarikan keuntungan, masih ada likuiditas yang cukup di pasar yang dapat menopang harga.
Tidak hanya Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan sebesar 2,8% menjadi sekitar US$ 2.968. Altcoin lain seperti Solana (SOL), Cardano (ADA), Dogecoin (DOGE), dan Stellar (XLM) juga mengikuti tren penurunan ini.
Solana (SOL) turun 4,4%, Cardano (ADA) 4,8%, Dogecoin (DOGE) 7,7%, dan Stellar (XLM) mengalami penurunan paling tajam dengan 10,2%. Penurunan ini menunjukkan bahwa sentimen pasar secara keseluruhan sedang berhati-hati, yang mungkin disebabkan oleh pengambilan keuntungan di seluruh papan.
Namun, ini juga bisa menjadi kesempatan bagi investor untuk memasuki pasar dengan harga yang lebih rendah sebelum kenaikan harga berikutnya. Meskipun terjadi penurunan harga yang signifikan, analis kripto mengamati bahwa minat terbuka futures sedang meningkat, yang menandakan permintaan yang kuat dari pemain besar. Pola harga saat ini mungkin sedang membentuk pola kepala dan bahu terbalik.
Jika Bitcoin (BTC) dapat mempertahankan dukungan garis leher di US$ 113.000, ada potensi untuk mencapai target breakout hingga US$ 128.000 dalam beberapa bulan mendatang.
Para ahli percaya bahwa penurunan harga saat ini hanya merupakan jeda singkat dan bukan perubahan arah yang signifikan. Dengan dukungan yang kuat dari investor besar, harga diprediksi akan terus naik.

