Meski Net Sell Melanda, Saham Bank Pelat Merah Ini justru Diborong Asing Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali memborong saham tiga bank ini, meski penjualan bersih (net sell) senilai Rp 317,01 miliar melanda Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/1/2025. Sebaliknya indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI ditutup menguat sebanyak 16,08 poin (0,22%) menjadi 7.170,74.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 356,40 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 39,02 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 32,54 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) Rp 32,54 miliar, dan PT CBDK Rp 22,61 miliar.
Baca Juga
BTN Akan Gandeng Ormas Islam usai Akuisisi Bank Victoria Syariah
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 799,71 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 106,73 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 15,19 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 11,11 miliar, dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Rp 7,48 miliar.
Penguatan tersebut terdorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 1,18%, sektor teknologi 1,20%, sektor energi 0,91%, sektor keuangan 0,69%, sektor consumer primer 0,67%, dan sektor transportasi 0,65%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry 0,74%, sektor consumer non primer 0,88%, dan sektor kesehatan 0,43%.
Sejalan dengan penguatan IHSG hari ini, beberapa saham catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) naik 34,21% menjadi Rp 153, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik 34,48% menjadi Rp 234, dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 25% menjadi Rp 1.225.
Penguatan juga melanda saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) sebanyak 28,67% menjadi Rp 193, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 22,22% menjadi Rp 3.630, dan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) menguat 19,35% menjadi Rp 111.
Baca Juga
Gara-gara AI, Permintaan Penyimpanan Cloud Diramal Meroket 100%
Sebaliknya pelemahan paling dalam melanda saham PT Geproma Solusi Tbk (GPSO), PT Indo Straits Tbk (PTIS), PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT CP Prima Tbk (CPRO), dan PT DF Retail Nusantara Tbk (HERO).
Pekan lalu, IHSG berhasil torehkan penguatan sebanyak 65,79 poin (0,93%) dari 7.088,86 menjadi 7.154,65. Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan pekan sebelumnya dengan penurunan sebanyak 1,05%.
Lebih mengesankan lagi, pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 247,45 miliar, dibandingkan pekan lalu dengan penjualan bersih (net sell) Rp 2,11 triliun. Pekan ini tercatat sebagai pekan net buy pertama untuk tahun 2025.

