Net Sell Melanda BEI Rp 89,44 Miliar Hari Ini, Sebaliknya Asing justru Borong CUAN Rp 275,30 Miliar
JAKARTA, investortrust.id — Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 89,44 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/10/2025), ditutup naik 29,30 poin (0,36%) ke rekor penutupan tertinggi baru 8.169. Bahkan, IHSG intraday sempat cetak rekor tertinggi sepanjang masa 8.217.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 167,29 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 114,10 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 99,66 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 89,23 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 82,38 miliar.
Baca Juga
Bank Permata Masih Kaji Peluang Spin-Off, Lebih Fokus Kembangkan Bisnis
Sebaliknya lima saham dengan catatkan pembelian bersih terbanyak melanda, yaitu saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 275,30 miliar, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 170,89 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 97,51 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 83,51 miliar, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 79,67 miliar.
Penguatan tersebut terdorong kenaikan sejumlah saham sektor, seperti saham sektor energi naik 2,62%, sektor infrastruktur menguat 2,33%, sektor transportasi 3%, sektor teknologi 0,35%, dan sektor keuangan 0,01%. Sektor saham lainnya mengalami penurunan seperti sektor property, sektor industry, dan konsumer primer.
Di tengah lompatan IHSG tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham ASLI melesat 34,97% menjadi Rp 220, TRIN naik 34,82% menjadi Rp 151, FOLK melambung 34,78% menjadi Rp 155, dan NTBK naik 34,43% menjadi Rp 82.
Baca Juga
Dirjen Migas Santai Tanggapi Penolakan BBM Impor oleh SPBU Swasta
ARA juga melanda saham CUAN sebanyak 24,72% menjadi Rp 2.220, CBRE sebanyak 24,70% menjadi menjadi Rp 1.565, SSTM naik 24,68% menjadi Rp 394, NIKL melesat 24,60% menjadi Rp 466, SKRN menguat 24,35% menjadi Rp 715, UFOE naik 24,56% menjadi Rp 284, COCO menguat 24,44% menjadi Rp 555, PICO naik 24,35% menjadi Rp 286, dan POLU menguat 19,88% menjadi Rp 24.275.
Meski tak ARA, saham ini cetak lompatan mengesankan, seperti saham NPGF naik 22,81% menjadi Rp 70, TINS naik 19,91% menjadi Rp 2.710, MHKI naik 18,81% menjadi Rp 240, dan OASA menguat 17,83% menjadi Rp 304.
Kemarin, IHSG ditutup naik sebanyak 21,59 poin (0,27%) ke rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa 8.139. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,02 triliun yang disumbangkan crossing saham PANI Rp 2,50 triliun, PTRO sebanyak 193,39 miliar, dan CDIA Rp 127,13 miliar.

