Bila Donald Trump Lakukan 3 Hal Ini, Harga Bitcoin Bisa Naik Gila-gilaan
JAKARTA, investortrust.id - Pendukung Bitcoin sekaligus seorang pengusaha Anthony “Pomp” Pompliano menilai, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memainkan peranan penting dalam mendorong adopsi arus kripto dan peningkatan harganya, termasuk Bitcoin.
Melansir BeInCrypto, Rabu (15/1/2025), Pompliano menyebutkan tiga langkah strategis yang dapat diambil Trump untuk memperkuat pasar kripto, termasuk posisi Bitcoin dalam perekonomian di AS. Hal tersebut diungkapkannya dalam sebuah video singkat di platform X belum lama ini.
Langkah pertama, pencabutan aturan akuntansi kontroversial yang dikenal sebagai SAB-121. Sekarang aturan ini mewajibkan bank untuk memperlakukan aset digital seperti Bitcoin sebagai kewajiban dalam neraca mereka.
“Jika anda adalah bank, anda tidak ingin menyimpan aset yang dihitung sebagai kewajiban,” ujarnya.
Menurutnya, penghapusan aturan ini akan mendorong bank untuk memegang Bitcoin dan menjadikan aset tersebut lebih aman dan menarik bagi investasi institusional.
Baca Juga
Robert Kiyosaki: Orang yang Tidak Bisa Kaya dengan Bitcoin Adalah Orang Bodoh
Lalu langkah kedua, yaitu pembentukan cadangan strategis Bitcoin nasional. Ia menyarankan agar pemerintah AS secara aktif membeli lebih banyak Bitcoin dan menjadikannya sebagai aset ekonomi jangka panjang.
“Pemerintah AS harus memegang lebih banyak Bitcoin. Ini bagus untuk perekonomian AS dalam jangka panjang jika negara ini memiliki lebih banyak Bitcoin,” kata Pompliano.
Karena, lanjut dia, Bitcoin tidak hanya memiliki manfaat bagi individu dan perusahaan, tetapi juga bagi negara secara keseluruhan. Menariknya, perdebatan global mengenai peran Bitcoin sebagai aset cadangan nasional kini semakin meningkat.
Bahkan, dilaporkan bahwa 13 negara bagian AS tengah melanjutkan rencana untuk mengadopsi Bitcoin Reserve.
Terakhir, Pompliano merekomendasikan perubahan perlakuan pajak Bitcoin. Saat ini, Bitcoin diklasifikasikan sebagai properti, sehingga penggunaannya untuk membeli barang atau jasa memicu pajak atas keuntungan modal. Ia menyebut perlakuan ini tak adil.
“Itu gila. Anda tidak melakukan itu dengan dolar,” ucapnya.
Baca Juga
Meski Sempat Anjlok, Standard Chartered Yakin Bitcoin Bisa Tembus US$ 200.000 di Akhir 2025
Pompliano mengusulkan agar Bitcoin diperlakukan seperti halnya mata uang lainnya, sehingga transaksi Bitcoin tidak dikenakan pajak atas keuntungan modal. Hal ini akan membuatnya lebih praktis untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Jika Trump melakukan tiga hal ini, Bitcoin akan melonjak jauh lebih tinggi,” kata Pompliano.

