Begini Dampak Penurunan BI Rate bagi Saham Bank, Bagaimana dengan Target Harganya?
JAKARTA, investortrust.id – Pemangkasan BI Rate sebanyak 25 bps menjadi 5,75% berpotensi mempercepat pelonggaran likuiditas dana perbankan. Sebaliknya berlanjutnya tekanan terhadap rupiah bisa menjadi tantangan baru terhadap pergerakan harga saham emiten sektor perbankan.
“Pemangkasan suku bunga kemarin telah membuat harga saham bank melesat, karena keputusan tersebut bisa mengurangi kekhawatiran terhadap penurunan kualitas aset perbankan nasional,” tulis tim riset BRI Danareksa Sekuritas.
Baca Juga
Usai BI Rate Dipangkas 25 Bps, Saham Bank BUMN Dipimpin BBRI Terbang
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi overweight saham sektor perbankan, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS).
Analis BRI Danareksa Sekuritas Naura Reyhan Muchlis dan Victor Stefano mengatakan, percepatan pemangkasan suku bunga akan menguntungkan sahasm perbankan, apalagi bank yang memiliki dana pihak ketiga (DPK) yang didominasi deposito berjangka, seperti BBTN, BRIS, dan BBRI.
“Emiten dengan posisi simpanan deposito yang dominan dari DPK menjadi bank yang paling diuntungkan, seperti BBTN, BRIS, BBRI, BMRI, hingga BBNI. Sedangkan BBCA tercatat sebagai baik dengan dampak paling rendah, karena DPK didominasi CASA yang tinggi,” tulisnya.
Baca Juga
Bos BNI Sebut Penurunan BI Rate Jadi Sinyal Positif Ke Perbankan
Sebaliknya berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS akan menjadi tantangan baru bagi sektor perbankan. Berdasarkan analisa bahwa saham sektor perbankan berkorelasi tinggi terhadap fluktuasi nilai tukar. “Kami memperkirakan saham sektor perbankan bisa lanjut reli, apabila nilai tukar rupiah mulai stabil,” tulisnya.
Di tengah kondisi tersebut, BRI Danareksa Sekuritas masih mempertahankan saham BBCA sebagai pilihan teratas didukung kualitas aset yang baik dengan direkomendasikan beli dengan target harga Rp 11.800.
BRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan beli saham BMRI dengan target harga Rp 6.400, saham BBNI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.100, BRIS direkomendasikan hold dengan target harga Rp 2.900, saham BBTN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.400, dan saham BTPS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.200.

