Lima Saham Bank Besar Ini Mendadak Turun Bersamaan, Bagaimana Target Harganya
JAKARTA, investortrust.id– Lima saham bank besar mendadak catatkan penurunan harga signifikan pada perdagangan intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/3/2025). Penurunan tersebut memperparah kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) lebih dari 2% hingga pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan data BEI hingga pukul 11.05 WIB, penurunan paling dalam melanda saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sebanyak 6,42% menjadi Rp 2.040, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 5,15% menjadi Rp 3.870.
Baca Juga
Saham BSI (BRIS) Turun Signifikan di Tengah Pertumbuhan Laba Tinggi, Saatnya Berburu Sahamnya?
Penurunan serupa juga melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak 4,33% menjadi Rp 4.420, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun sebanyak 3,88% menjadi Rp 8.050, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah sebanyak 1,91% menjadi Rp 3.590.
Berdasarkan data Tradingvew, saham BRIS telah melemah 19,22%, BBNI turun 12,64%, BBCA melemah 7,71%, BMRI melemah 6,75%, dan BBRI mencatatkan pelemahan sebanyak 4,76% dalam sepekan.
Lalu, bagaiman target harga terbaru lima saham bank tersebut? BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini justru masih memberikan pandangan optimistis terhadap saham BRIS. Saham tersebut direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.900, sehingga terbuka peluang penguatan lebih lanjut sebesar 33%, dibandingkan penutupan BRIS kemarin level Rp 2.180.
Terkait target harga saham BBCA, Verdhana Sekuritas dalam riset pekan lalu, mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 12.600. Target tersebut mempertimbangkan lompatan laba bersih BBCA sampai Februari 2024. Sedangkan penurunan dalam saham BBCA hari ini setelah cum dividen berakhir kemarin.
Begitu juga dengan BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 11.900, saham BMRI dengan target harga Rp 5.900, BBNI dengan target harga Rp 5.100, dan BRIS menguat direkomendasikan hold dengan target harga Rp 2.900.
Sedangkan Sinarmas Sekuritas dalam riset yang diterbitkan awal Maret merekomendasikan netral saham BBRI dengan target harga Rp 4.000. Dengan harga BBRI saat ini berada di bawah Rp 4.000 masih terbuka peluang penguatan saham bank BUMN dengan market cap terbesar ini.

