BEI Ungkap 2 Emiten Aset Besar Antre IPO Saham
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan dua perusaahan mercusuar (lighthouse) masuk dalam antrean initial public offering (IPO) saham tahun 2025.
Perusahaan mercusuar merupakan istilah untuk emiten yang memiliki kapitalisasi pasar minimal Rp 3 triliun dengan komposisi free float minimal 15%.
Baca Juga
BEI Catat 22 Perusahaan dalam Pipeline IPO Saham, 19 di Antaranya Beraset Jumbo
"Dari 1 sampai 8 (emiten), sudah ada 2 emiten lighthouse, mungkin ada 1 yang lighthouse. Nanti saya cek," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (13/1/2025).
Berdasarkan data BEI hingga 10 Januari 2025, sebanyak 19 perusahaan sudah masuk dalam pipeline pencatatan saham BEI. Dari angka tersebut, sebanyak 17 calon emiten beraset jumbo di atas Rp 250 miliar.
Baca Juga
Sejumlah Faktor Ini Menjadi Pemicu Utama Kejatuhan IHSG hingga 1,02%
Sekedar informasi, emiten-emiten yang telah tercatat di BEI awal tahun ini, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menjadi emiten keenam yang melantai di BEI dengan raihan penawaran umum terbesar dengan total aset sebesar Rp 18,5 triliun per 30 September 2024.
Perseroan melepas 566,89 juta saham atau sebesar 10% dari modal ditempatkan dan disetor dengan harga pelaksanaan Rp 4.060. Dengan demikian, perseroan berhasil meraup dana IPO sebesar Rp 2,30 triliun. Pada pembukaan perdana saham Senin, (13/1/2025) saham CBDK langsung terbang hingga menyetuh auto reject atas (ARA) dengan penguatan Rp 1.05 (25%) menjadi Rp 5.075.

