IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Naik Tipis, Tiga Saham ARA Dipimpin SWID
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (29/7/2025), ditutup naik 9,49 poin (0,12%) menjadi 7.624. Pergerakan dalam rentang 7,565-7.641 dengan nilai transaksi Rp 6,56 triliun. Penguatan ini berbanding terbalik dengan pembukaan di zona merah di awal transaksi.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 1,11%, sektor material dasar 0,82%, sektor keuangan 0,55%, sektor teknologi 0,33%, dan sektor konsumer non primer 0,42%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industry 0,42%, sektor konsumer primer 0,13%, dan sektor property 0,14%.
Baca Juga
Diskon PPN Properti Diperpanjang hingga Akhir 2025, Ini Daftar Saham Diuntungkan
Meski naik tipis, sejumlah saham ini pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sarawanti Indoland Development Tbk (SWID) melesat 35% menjadi Rp 81 dan PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) melesat 34,76% menjadi Rp 252. ARA juga melanda saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) sebanyak 25% menjadi Rp 545.
Kenaikan pesat juga melanda saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) sebanyak 23,81% menjadi Rp 1.430, PT Buana Finance Tbk (BBLD) naik 23,73% menjadi Rp 1.095, dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) sebanyak 20,34% menjadi Rp 142. Sebaliknya penurunan dalam melanda lima saham berikut, yaitu ASPI melemah 9,80% menjadi Rp 276, BESS 7,72% menjadi rp 1.135, MGLV melemah 6,85% menjadi Rp 680, SOLA turun 5,92% menjadi Rp 143, dan IPCA turun 5,56% menjadi Rp 136.
Kemarin, IHSG kembali torehkan rekor dalam sembulan bulan terakhir setelah cetak kenaikan 71,27 poin (0,94%) menjadi 7.614,77. Bahkan sepanjang hari laju indeks sempat menyentuh level tertinggi sepanjang tahun ini di posisi 7.669,44. Pemodal asing membukukan net buy saham mencapai Rp 49,57 miliar.
Baca Juga
Astra Otoparts (AUTO) Pertahankan Kenaikan Pendapatan Jadi Segini di Semester I
Penguatan tersebut ditopang kenaikan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor infrastruktur naik 2,61%, energi naik 2,26%, sektor energi 1,36%, sektor konsumer primer 1,32%, sektor property 1,12%, dan sektor keuangan 0,28%. Sebaliknya penurunan saham sektor kesehatan 0,17%.
Di tengah penguatan indeks sejumlah saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu AMIN naik 34,62% menjadi Rp 210 dan SOLA naik 34,51% menjadi Rp 152. ARA juga melanda saham CLAY sebanyak 24,86% menjadi Rp 1.155, SMMT menguat 24,71% menjadi Rp 1.085, dan PGUN naik 24,59% menjadi Rp 1.140.

