Saham Barito Renewables (BREN) kembali ke Atas Rp 10.000, Kekayaan Prajogo Pangestu Jadi Segini
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), akhirnya kembali bertengger di atas level Rp 10.000 setelah hampir empat bulan ditransaksikan di bawah level tersebut.
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/1/2025), saham BREN berhasil ditutup menguat Rp 425 (4,34%) menjadi Rp 10.225. Penguatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) saham ini mencapai Rp 1.367 triliun.
Baca Juga
Borong Jutaan Saham Barito Renewables (BREN), Prajogo Pangestu Untung Besar
Dengan kapitalisasi pasar Rp 1.367 triliun, posisi BREN sebagai emiten terbesar di BEI makin kokoh meninggalkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kapitalisasi pasar senilai Rp 1.186 triliun dan posisi ketiga ditempati PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencapai Rp 667 triliun.
Berdasarkan data, saham BREN telah tiga kali mencapai level di atas Rp 10 ribu, bahkan sempat menyentuh level tertinggi Rp 12.200 pada 17 Mei 2024. Capaian level di atas Rp 10 ribu terakhir dibukukan BREN pada 17 September 2024 dengan level tertingginya Rp 12.100.
Sebelum mencapai level di atas Rp 10 ribu, Prajogo Pangestu selaku pengendali terpantau pernah memborong sebanyak 1,1 juta saham BREN dari pasar pada 5 Desember 2024. Aksi ini menjadikan total saham BREN yang dimilikikan secara langsung bertambah menjadi 130,88 juta saham. Hal ini menjadikan nilai saham BREN yang dimilikinya secara langsung mencapai Rp 1,33 triliun.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Milik Prajogo Pangestu Bangun Anak Usaha Baru, Ini Tujuannya
Sedangkan berdasarkan data real time Forbes, nilai kekayaan Prajogo Pangestu hingga siang ini meningkat menjadi US$ 46 miliar. Kekayaan tersebut berasal dari saham BREN, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
Manajemen BREN dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (10/12/2024), menyebutkan bahwa Prajogo membeli sebanyak 1,1 juta saham BREN dengan harga pelaksanaan Rp 7.470 per saham, sehingga nilainya mencapai Rp 8,21 miliar. Pembelian dilakukan pada 5 Desember 2024.
Baca Juga
IHSG Sesi I Lanjutkan Koreksi, Sebaliknya Saham PZZA dan INPC Tetap Perkasa
Sebelumnya, Barito Renewables (BREN) telah menetapkan dividen interim tahun buku 2024 senilai Rp 506,15 miliar. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 3,78 per saham. Dividen tersebut sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 2 Desember 2024. Dividen itu akan dibagikan kepada pemegang saham pada 20 Desember 2024.
Pembagian dividen tersebtu didasarkan raihan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 86,05 juta hingga kuartal III-2024. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai US$ 549,74 juta dan total ekutias US$ 736,52 juta.
Grafik Saham BREN

