Petrosea (PTRO) Milik Prajogo Pangestu Bangun Anak Usaha Baru, Ini Tujuannya
JAKARTA, investortrust.id - Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO) mendirikan anak perusahaan baru bernama PT Petrosea Infrastruktur Nusantara (PT PIN).
Direktur PTRO, Iman Darus H, mengatakan tujuan pendirian PT Petrosea Infrastruktur Nusantara yakni, untuk meningkatkan pelayanan terintegrasi yang diberikan PT Petrosea Tbk dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk kepada pelanggan perseroan.
“Petrosea juga berusaha untuk memberikan solusi yang solid dan terintegrasi terutama untuk proyek-proyek yang sedang dalam pengembangan di area-area yang sedang agresif untuk pelakukan ekspansi ke daerah Kalimatan Tengah,” kata Iman dalam paparan publik PTRO secara daring Rabu (23/10/2024).
Baca Juga
Garap Proyek Baru, Petrosea (PTRO) Belanja Alat Pertambangan Rp 6 Triliun
Lebih lanjut, Iman menambahkan, perseroan juga akan melakukan ekspansi proyek mineral ke daerah Indonesia Timur.
Sebagai informasi, pendirian PT PIN tersebut sebelumnya telah resmi dinyatakan dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 83 tanggal 30 September 2024 yang dibuat dihadapan Ungke Mulawanti, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bekasi.
Nama tersebut juga telah mendapatkan pengesahan pendirian dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat keputusannya No.AHU-0079017.AH.01.01.tahun 2024 tanggal 8 Oktober 2024 lalu.
Sekretaris Perusahaan PTRO, Anto Broto dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/10/2024) mengatakan, pendirian PT PIN sendiri bertujuan sebagai anak perusahaan yang akan memberikan dampak positif bagi Perseroan.
Baca Juga
“PT PIN akan menunjang kegiatan saham dan memperluas jaringan usaha sebagai bagian dari rencana strategis pengembangan usaha Perseroan dan didirikan sebagai perusahaan sub-holding untuk menunjang aktivitas holding dan konsultasi manajemen di bidang infrastruktur,” tulis Anto dikutip Rabu, (23/10/2024).
Adapun susunan pemegang saham PT PIN yakni, PT Petrosea Tbk (PTRO) menggenggam sebesar 99,90% dan PT Rekakarsa Karya Nusantara sebesar 0,10%.
Di lantai Bursa, saham PTRO terpantau berada di posisi Rp 17.150 atau turun 50 poin (0,29%), pada pada perdagangan sesi I Rabu, (23/10/2024). Adapun kapitalisasi pasar tercatat Rp 17,30 triliun.
Grafik Harga Saham PTRO:

