Tokocrypto: Aset Kripto Makin Diminati Jadi Alternatif Investasi
JAKARTA, investortrust.id - CMO Tokocrypto Wan Iqbal menyatakan, saat ini aset kripto semakin diminati oleh masyarakat Indonesia sebagai alternatif investasi yang inovatif dan potensial. Ia optimistis terhadap prospek pertumbuhan kripto di tahun 2025.
Dengan regulasi yang semakin baik dan dukungan pemerintah terhadap ekonomi digital, lanjut dia, para pelaku usaha juga optimistis kripto akan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan keuangan digital di Indonesia. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan aset kripto yang signifikan hingga November 2024.
”Namun, kami juga sepakat bahwa literasi dan edukasi menjadi kunci utama dalam menjaga ekosistem yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Jumat (3/1/2025).
Sekadar informasi, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat lonjakan nilai transaksi aset kripto yang signifikan di Indonesia. Sepanjang Januari hingga November 2024, nilai transaksi kripto mencapai Rp 556,53 triliun, atau melesat 356,15% dibanding periode yang sama 2023 sebesar Rpp 122 triliun.
Baca Juga
Harga Bitcoin Melonjak, Volume Transaksi di Tokocrypto Naik hingga 3 Kali Lipat
Sejalan dengan itu, Iqbal menyatakan, transaksi perdagangan kripto di Tokocrypto juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sepanjang 2024. Total volume perdagangan periode Januari-November 2024 tembus US$ 8 miliar atau setara Rp 130 triliun, jauh lebih tinggi dibanding total volume perdagangan pada periode yang sama 2023 yakni US$ 2,8 miliar.
Menurutnya, dari total transaksi secara keseluruhan yang dicatat oleh Bappebti tersebut, Tokocrypto menyumbang 23% total transaksi diantaranya. Hal ini menunjukkan peran penting Tokocrypto dalam mendorong pertumbuhan industri ini di Indonesia.
“Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan sekitar 180% secara year on year (yoy). Kenaikan signifikan ini mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap platform kripto kami, ditambah dengan inovasi produk yang mendorong aktivitas perdagangan,” kata Iqbal.
“Kami optimis tren positif ini akan terus berlanjut, seiring upaa kami dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan memperkenalkan fitur-fitur baru yang relevan bagi kebutuhan pasar,” sambung dia.
Baca Juga
Tokocrypto Optimistis Harga Bitcoin Bisa Tembus US$ 100.000 di Akhir 2024
Di lain sisi, mengenai dampak adanya PMK 131/2024 dan 81/2024 berkaitan dengan kenaikan PPN 12% terhadap nilai transaksi kripto di Indonesia, Iqbal tetap optimis transaksi kripto akan terus berkembang walau ada perubahan regulasi.
“Penerapan PPN ini mungkin akan mempengaruhi biaya transaksi, namun dengan terus meningkatnya minat terhadap pasar kripto, serta optimisme terkait potensi kenaikan pasar kripto di 2025, kami yakin transaksi kripto akan tetap mengalami pertumbuhan,” ucap Iqbal.

