Saham KJEN dan SKBM Cuan Melimpah, Meski IHSG Sepekan Anjlok 4,65%
JAKARTA, investortrust.id – Meksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini ditutup anjlok sebanyak 4,65% menjadi 6.983, sejumlah saham ternyata masih berhasil catatkan lompatan harga pesat, bahkan mencapai 88,89%.
Berdasarkan data BEI, penguatan tertinggi dicatatkan saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) dengna kenaikan 88,89% dari Rp 72 menjadi Rp 136 dan disusul PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 68,78% dari Rp 474 menjadi Rp 800.
Baca Juga
Berjaya Sepanjang 2024, DSSA dan PANI Masuk Jajaran Top 10 Market Cap BEI
Penguatan pesat juga dicatatkan saham PT Steady Safe Tbk (SAFE) mencapai 47,57% dari Rp 206 menjadi Rp 304, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) naik 35,59% dari Rp 1.335 menjadi Rp 1.815, dan PT Agro yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 32,20% dari Rp 59 menjadi Rp 78.
Terkait laju IHSG pekan ini mencatatkan penurunan sebanyak 4,65% menjadi 6.983. Penurunan tersebut mengakibatkan nilai kapitalisasi pasar BEI hangus sebanyak Rp 413 triliun menjadi Rp 12.191 triliun. Nilai dan volume perdagangan saham juga turun.
Baca Juga
Dikalahkan Filipina, Timnas Indonesia Dipastikan Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2024
Pemicu utama koreksi IHSG yang tajam pekan ini didukung penurunan seluruh sektor saham, seperti saham sektor material dasar anjlok 8,21%, sektor property turun 6,14%, sektor industry melemah 5,54%, sektor transportasi anjlok 5,15%, dan sektor keuangan anjlok 4,24%.
Sedangkan penurunan IHSG BEI year to date (ytd) turun sebanyak 3,97%. Bahkan, kinerja IHSG BEI tercatat yang paling buruk di Asean dan nomor dua terburuk di Asia Pasifik. Sebaliknya indeks dengan penguatan paling pesat dicatatkan bursa Singapura dan Malaysia dengan kenaikan masing-masing 14,80% dan 9,40%.
Grafik IHSG Sepekan

