Jasa Marga (JSMR) Tertarik Ikut Tender Tol Puncak 2, Kementerian PU Bilang Begini
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memandang positif rencana PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) untuk ikut lelang Tol Puncak 2 tahun 2026 mendatang. Hingga kini, feasibility study (FS) sedang berlangsung dan ditargetkan rampung tahun 2025.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Rachman Arief Dienaputra mengatakan, pelelangan tersebut akan diproses oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI).
Baca Juga
Jasa Marga (JSMR) Buka Suara Lelang Tol Puncak di 2026, Tertarik Ikut Lelang?
“Kita tunggu saja kajian-kajian, bagaimana penawaran-penawaran dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Jadi teman-teman (direktorat jenderal) pembiayaan infrastruktur akan melihat semua,” ucap Rachman saat ditemui usai konferensi pers kesiapan operasi “Lilin 2024” dalam rangka pengamanan Nataru 2024/2025 di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (18/12/2024).
Berdasarkan catatan investortrust.id, Jasa Marga membuka peluang untuk ikut berinvestasi pembangunan Tol Puncak 2 yang rencananya dilelang oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tahun 2026 mendatang.
“Saat ini, kita masih fokus untuk lima ruas (tol) konstruksi Japek II Selatan, Akses Patimban, Jogja – Solo, Jogja – Bawen, maupun Probolinggo - Banyuwangi. Tetapi, kita tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan ruas-ruas potensial yang baru,” ungkap Business Development Group Head Jasa Marga, Aldrin Maulana saat konferensi pers di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/12/2024) lalu.
Baca Juga
Hati-Hati! Cuaca Ekstrem Iringi Nataru 2024/2025 dan Berlangsung Hingga 9 Januari 2025
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Triono Junoasmono mengungkapkan, Tol Puncak 2 saat ini sedang masuk tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS) dan ditargetkan rampung tahun 2025.
Dia pun menyatakan, Tol Puncak 2 akan langsung dilelangkan setelah studi kelayakan selesai. “(Tol Puncak) masiih kajian FS. Kajiannya selesainya tahun depan. (Setelah itu, 2026 lelang?) Setelah itu dilelang,” ungkap Yongki, sapaan akrab Triono, di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2024) lalu.
Berdasarkan informasi yang diterima investortrust.id, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) periode 2014-2024, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, rencana pembangunan Tol Puncak 2 yang dimulai dari Sentul hingga Taman Bunga akan digarap kabinet baru alias pemerintahan Prabowo–Gibran.
Baca Juga
Wamen PU Pastikan H-10 Nataru Seluruh Perbaikan Jalan Tol Rampung
“Ya, itu dulu kan direncanakan Tol Puncak 2 dari Sentul ke Taman Bunga. Nanti tinggal putusan kabinet (Prabowo-Gibran) saja,” kata Basuki saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2024) lalu.
Tol Puncak akan terbentang sepanjang 52 km dan terbagi menjadi lima seksi. Tol Puncak akan terkoneksi dengan tol existing, yakni Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang akan disambung ke Cianjur. Rencana pembangunan jalan Tol Caringin-Puncak-Cianjur telah disampaikan mantan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan nilai investasi diperkirakan sekitar Rp 24,37 triliun.

