Jasa Marga (JSMR) Buka Suara Lelang Tol Puncak di 2026, Tertarik Ikut Lelang?
BEKASI, investortrust.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) membuka peluang untuk ikut berinvestasi untuk pembangunan Tol Puncak 2 yang rencananya dilelang oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di tahun 2026 mendatang.
“Terkait dengan Tol Puncak, Jasa Marga kini masih fokus untuk lima ruas (tol) konstruksi Japek II Selatan, Akses Patimban, Jogja - Solo, maupun Probolinggo - Banyuwangi. Tetapi, kita tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan ruas-ruas potensial yang baru,” ungkap Business Development Group Head Jasa Marga, Aldrin Maulana saat konferensi pers di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/12/2024).
Baca Juga
MIND ID Konsisten Mendorong Transformasi Inovasi Sosial untuk Keberlanjutan
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Triono Junoasmono mengungkapkan, Tol Puncak 2 saat ini sedang masuk tahap studi kelayakan atau feasibility study (FS) dan ditargetkan rampung tahun 2025.
Dia pun menyatakan, Tol Puncak 2 akan langsung dilelangkan setelah studi kelayakan selesai. “(Tol Puncak) masiih kajian FS. Kajiannya selesainya tahun depan. (Setelah itu, 2026 lelang?) Setelah itu dilelang,” ungkap Yongki, sapaan akrab Triono, di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2024) lalu.
Berdasarkan informasi yang diterima investortrust.id, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) periode 2014-2024, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, rencana pembangunan Tol Puncak 2 yang dimulai dari Sentul hingga Taman Bunga akan digarap kabinet baru alias pemerintahan Prabowo–Gibran.
Baca Juga
Harga Minyak Dunia Terkonsolidasi Dibayangi Beragam Sentimen Pasar
“Ya, itu dulu kan direncanakan Tol Puncak 2 dari Sentul ke Taman Bunga. Nanti tinggal putusan kabinet (Prabowo-Gibran) saja,” kata Basuki saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2024) lalu.
Tol Puncak akan terbentang sepanjang 52 km dan terbagi menjadi lima seksi. Tol Puncak akan terkoneksi dengan tol existing, yakni Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang akan disambung ke Cianjur. Rencana pembangunan jalan Tol Caringin-Puncak-Cianjur telah disampaikan mantan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan nilai investasi diperkirakan sekitar Rp 24,37 triliun.
Grafik Saham JSMR

