IHSG bisa Memantul dari Area Support, Saham PGEO dan SILO Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (7/10/2024), berpotensi memantul dari area support. Belum ada perubahan signifikan terhadap pergerakan IHSG dengan posisi masih berada di atas support MA60 level 7.500.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa IHSG diprediksi bergerak dalam rentang support 7.496 dan resistance 7.718. Belum ada perubahan signifikan terhadap pola pergerakan indeks. Meski demikian pemodal disarankan untuk tetap waspadai terhadap peluang koreksi IHSG ke support 7.454.
Baca Juga
WSBP Raih Proyek Pekerjaan Jembatan dari PTBA Senilai Rp 71,8 Miliar
Pergerakan indeks juga bakal dipengaruhi atas penguatan bursa saham Wall Street akahir pekan lalu. Dow Jones menguat 0,81%, indeks S&P500 melesat 0,90% dan Nasdaq menguat sebanyak 1,22%.
Hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan saham PGEO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.165-1.200 dan SILO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.180-3.450. Sebaliknya saham BFIN dan BMTR direkomendasikan jual.
IHSG pekan lalu ditutup anjlok sebanyak 200,82 poin (2,61%) menjadi 7.496,09, sebanyak 10 saham berikut justru perkasa. Bahkan, satu saham berhasil mencetak penguatan lebih dari 100% hanya dalam lima hari transaksi.
Baca Juga
Indonesia Harap ASEAN Lebih Responsif terhadap Agenda Keberlanjutan dan Kesenjangan Pembangunan
Saham dengan kenaikan paling pesat melanda pekan lalu melanda PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) dengan kenaikan 102,70% dari Rp 296 menjadi Rp 600, PT Sekar Bumi TBk (SKBM) menguat 63,64% dari Rp 312 menjadi Rp 510, dan PT Inter Delta Tbk (INTD) melesat 37,50% dari Rp 192 menjadi Rp 264.
Penguatan harga yang mengesankan juga dicatatkan saham PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) sebanyak 34% dari Rp 200 menjadi Rp 268, PT Rukur RaharjaT bk (RAJA) naik 33,20% menjadi Rp 1.665, dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) naik 25,98% menjadi Rp 160.
Grafik IHSG

