Net Sell Saham Sepekan Rp 2,70 Triliun, Lima Saham Ini Teratas Dipimpin BBRI
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,70 triliun sepanjang pekan ini. Penjualan besar tersebut berimbas terhadap penurunan indeks harga gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 0,79% menjadi 7.324,78.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI pekan ini, lima saham emiten dengan penjualan bersih terbesar berasal dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 1,75 triliun dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) senilai Rp 1,11 triliun. Besarnya net sell TAPG dipicu adanya crossing jual saham ini dari pemodal asing ke domestic pada Kamis (12/12/2024).
Baca Juga
Wall Street Loyo, Dow Jones Catat Penurunan Terpanjang Sejak 2020
Net sell jumbo lainnya disumbangkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 552,97 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 362,43 miliar, dan PT FAP Agri Tbk (FAPA) mencapai Rp 344,70 miliar. Net sell lainnya juga datang dari saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 176,33 miliar.
Sebaliknya sejumlah saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) paling pesat pekan ini disumbangkan sejumlah saham ini, yaitu PT XL Axiata Tbk (EXCL) senialai Rp 276,52 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 243,13 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 181,51 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 172,67 miliar, dan PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 133,83 miliar.
Baca Juga
Harga Emas Anjlok Lebih dari 1%, Tapi Catat Kenaikan dalam Sepekan
Adapun dalam sebulan terakhir, pemodal asing telah menorehkan net sell saham senilai Rp 10,49 triliun. Net sell terbanyak tersebut melanda saham BBRI senilai Rp 7,27 triliun, BBCA Rp 1,29 triliun dan BMRI senilai Rp 1,22 triliun. Sebaliknya tiga saham dengan net buy terbanyak melanda saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp 1,32 triliun, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 838,07 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 633,38 miliar.
Terkait pemicu utama koreksi IHSG pekan ini datang dari pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan, teknologi, transportasi, kesehatan, material dasar, industry, infrastruktur. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor energi dan consumer primer.
Sedangkan lima saham dengan penyumbang terbesar terhadap koreksi indeks pekan ini berasal dari saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan penurunan 10,37%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kokresi 3,25%, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 3,21%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) anjlok 3,94%, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) anjlok 3,58%.
Grafik IHSG Sepekan

