Sinergi Inti Andalan (INET) Bidik Penambahan 430 Km Fiber Optic
JAKARTA, investortrust.id – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melalui anak usahanya, PT Pusat Fiber Indonesia (PFI), akan gencar ekspansi dengan rencana pembangunan sepanjang 430 kilo meter (km) fiber optic dalam waktu dekat.
Pembangunan 430 KM jaringan fiber optic yang tersebar pada lokasi-lokasi strategis di Jabodetabek ini sejalan dengan ekspansi bisnis yang dilakukan oleh Sinergi Inti (INET).
Baca Juga
Apple Diminta Investasi Rp 15,9 Triliun di Indonesia, Wamenperin Kejar Selesai Sebelum Akhir Tahun
Direktur Utama INET Muhammad Arif mengatakan, tahun 2025 ditargetkan penambahan 430 km jaringan fiber optic. Dengan tambahan jaringan ini, perseroan akan fokus untuk melayani kebutuhan ratusan klien baru dengan berbagai background mulai dari ISP (internet service provider) dan juga data center.
“Dengan seluruh portfolio infrastruktur yang dimiliki INET saat ini, kami yakin dapat meningkatkan ekosistem digital untuk seluruh kalangan, seperti diketahui bahwa dalam beberapa dekade terakhir ini internet atau konektivitas menjadi kebutuhan pokok manusia,” kata Arif dalam keterangan resminya, Rabu (4/12/2024).
Dia menambahkan, apabila 20 tahun yang lalu mungkin kebutuhan pokok rumah tangga yang harus dibayar tiap bulan adalah air, listrik dan telepon. Namun, saat ini internet atau konektivitas menjadi salah satu aspek yang menjadi sangat penting dan kita merasa seakan tidak bisa hidup tanpanya.
Baca Juga
IHSG Sesi I Melesat 1,49% Terdorong Saham Emiten Prajogo Pangestu
“INET akan senantiasa turut serta dalam memanfaatkan momentum kenaikan kebutuhan internet tersebut dengan semakin memperluas pangsa pasar dan meningkatkan layanan kepada pelanggan,” terang Arif.
Berdasarkan data, pertumbuhan pengguna internet bertumbuh sangat pesat dalam 10 tahun terakhir, jumlah pengguna internet Indonesia melonjak tiga kali lipat dari 70,5 juta pengguna pada tahun 2013 menjadi 213 juta pengguna pada akhir tahun 2023.
Dengan penambahan jaringan fiber optic ini, INET tentu lebih percaya diri dalam menyongsong tahun 2025 dan siap untuk melanjutkan proses ekspansi-ekspansi yang menjadi prioritas perusahaan yang akan menjadikan perusahaan ini jauh lebih berkembang dan maju .
Hingga kuartal III-2024, perseroan melaporkan kenaikan pendapatan bersih sebesar 18%, mencapai Rp 23,28 Miliar, dibandingkan dengan Rp 19,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, laba bersih INET melonjak 37% menjadi Rp 2,10 miliar dari Rp 1,53 miliar di kuartal III-2024.
Grafik Saham INET

