Bidik Dana hingga Rp 1,03 Triliun, Delta Giri (DGWG) Rancang IPO 25% Saham
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan yang bergerak di bidang pupuk dan agrokimia, PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), akan menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) saham dengan target dana hingga Rp 1,03 triliun.
Berdasarkan prospectus perseroan, DGWG direncanakan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Januari 2025. Perusahaan akan melepas sebanyak-banyaknya 1,67 miliar saham baru atau 25% dari modal yang ditempatkan dan disetor Perseroan setelah IPO.
Baca Juga
25 Perusahaan Antre IPO Saham, 17 di Antaranya Punya Aset Jumbo
Saham baru tersebut akan ditawarkan dalam rentang harga Rp 420 - 620 per saham, sehingga total dana yang bakal diraup maksimal Rp 1,033 triliun. Sedangkan bookbuilding saham digelar pada 2 - 16 Desember 2024 dan masa penawaran umum direncanakan pada 2 - 8 Januari 2025.
Direktur Keuangan DGWG Danny Jo Putra menyampaikan, melalui masuknya dana segar untuk ekspansi, perseroan optimistis membukukan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 4 triliun dan laba bersih Rp 300 miliar di tahun 2025.
“Untuk target tahun 2025, kita bidik revenue di angka sekitar Rp 4 triliun dengan asumsi IPO sudah berjalan dan kita menargetkan laba bersih di angka kurang lebih 300 miliar,” kata Danny kepada wartawan dalam paparan publik di Jakarta, Selasa (3/12/2024).
Baca Juga
Tawarkan Harga Rp 1.650-1.870, MR DIY Bidik Dana IPO Saham Rp 4,71 Triliun
Terkait optimistis target tersebut, Danny menjelaskan, secara umum kontribusi pendapatan perusahaan terbesar masih ditopang bisnis unit pupuk dan pestisida yang mencapai 92-93%. Sementara untuk kontribusi dari bisnis unit yang lain itu sisanya sekitar 7-8%
“Dan itu masih sama kurang lebih, karena memang secara total biaya yang diperlukan dalam proses penanaman tersebut kontribusi utamanya itu datang dari pupuk dan juga pestisida,” terang Danny.
Baca Juga
Mentan Amran 'Sikat' 27 Perusahaan Pupuk Nakal, Potensi Kerugian Petani Capai Rp 3,23 Triliun
Sebagai informasi, hingga Juni 2024 DGWG mampu mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,49 triliun dan keuntungan sebesar Rp 33 miliar di tengah tantangan penurunan bisnis agro input salah satunya dampak El Nino yang berlangsung sejak tahun 2023.
Hal tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa faktor seperti loyalitas konsumen, konsistensi menjaga kualitas produk serta pelayanan yang ekselen kepada konsumen.

