Delta Giri Wacana (DGWG) Bidik Peningkatan Produksi Pestisida Tiga Kali Lipat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) membidik peningkatan produksi pestisida karbamat menjadi tiga kali lipat atau sekitar 200% dari 5.000 metrik ton per tahun menjadi 15.000 metrik ton per tahun dalam tiga tahun ke depan.
Target tersebut optimistis tercapai setelah Pabrik Karbamasi DGW di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten, resmi dibuka hari ini, Rabu (16/7/2025).
“Perusahaan berencana meningkatkan kapasitas produksi pabrik menjadi 15.000 metrik ton produk pestisida jadi per tahun, sesuai kapasitas dan permintaan pasar,” tegas Direktur Delta Giri Wacana Group Yody Suganda di Pabrik Karbamasi DGW, Kawasan Industri Modern Cikande, Rabu (16/7/2025).
Baca Juga
Gelontorkan Rp 325 Miliar, Delta Giri Wacana (DGWG) Resmikan Pabrik Karbamasi di Serang
Yody menjelaskan, pabrik karbamasi ini dilengkapi dengan area produksi bahan aktif karbamasi dan formulasi agrokimia, gudang, serta fasilitas filling & packing. Pabrik juga memiliki fasilitas laboratorium modern, sarana pengolahan limbah, area perkantoran, serta bangunan utilitas dan infrastruktur pendukung lainnya.
“Hal ini menjamin proses produksi yang efisien dan berkelanjutan seperti sarana pengolahan dan penampungan limbah sementara, klinik, sarana olahraga dan lainnya,” ujar dia.
Peresmian ini menandai dimulainya kegiatan usaha baru DGWG di bidang industri bahan aktif agrokimia, khususnya karbamat, yang sebelumnya telah tercantum dalam anggaran dasar perusahaan namun belum dijalankan.
Baca Juga
Inflasi Inggris Juni Melaju 3,6% YoY, Lebih Tinggi dari Perkiraan
Aktivasi bisnis tersebut, telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2025. Berdasarkan hasil kajian bisnis dan laporan Keterbukaan Informasi yang telah disampaikan perusahaan, potensi pasar industri bahan aktif pestisida di Indonesia terbilang sangat prospektif.
Konsumsi pestisida nasional mencapai Rp 16,4 triliun dan tumbuh dengan CAGR 10%, yang diproyeksikan mencapai Rp 25,4 triliun pada 2028. Fakta ini menjadi landasan penting Delta Giri Wacana dalam melakukan ekspansi ke sektor manufaktur pestisida hulu.
“Selain didasari prospek bisnis, pendirian pabrik ini menjadi sebuah bentuk dukungan sektor swasta dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah,” sambung Yody.
Baca Juga
Prabowo: Inovasi Pertanian Brasil Bisa Jadi Contoh untuk Indonesia
Peresmian pabrik karbamasi sekaligus menjadi simbol transformasi Delta Giri Wacana dari perusahaan distribusi produk agroinput menjadi produsen bahan aktif pestisida nasional dengan potensi ekspor yang kuat.
Manajemen mengaku, berkomitmen untuk terus memperkuat posisi sebagai mitra strategis petani Indonesia dan pemain penting dalam rantai pasok global. “Dengan kemampuan memproduksi bahan baku sendiri, DGWG dapat mengurangi ketergantungan rantai pasok luar negeri yang akan berdampak terhadap kestabilan harga dan ketersediaan produk berkualitas untuk petani,” tutup Yody.

