Sentuh ARA di Listing Perdana, Delta Giri (DGWG) Bidik Laba Tumbuh 25% di Tahun 2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) menargetkan pertumbuhan laba sebesar 25% tahun 2025. Perseroan optimistis target tersebut bisa tercapai didukung industri pertanian yang masih menjadi lahan basah bagi perseroan.
Sekedar informasi, hari ini, Senin (13/1/2025) DGWG telah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), saat dibuka perdagangan, saham DGWG naik 12,17% ke posisi Rp 258 per saham dan sempat menyentuh level ARA Rp 286. Hingga pukul 14.10, saham DGWG naik 23,48% menjadi Rp 284. Melalui hajatan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) ini, DGWG menawarkan 882.353.000 saham baru dengan harga Rp 230 per saham. Dengan demikian perseroan berhasil dana segar mencapai Rp 202,94 miliar.
Baca Juga
IHSG Sesi I Anjlok, 5 Saham Ini Melesat Dipimpin CBDK dan OBAT
"Pertumbuhan 2025 dari penjualan itu ditargetkan berkisar 15-20%, sementara pendapatan dtargetkan menguat sebanyak 25% dan laba mencapai 25%," kata Direktur Utama DGWG, David Yaory kepada media saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (13/1/2025).
Terkait dana IPO saham, David mengatakan, akan digunakan untuk membiayai ekspansi bisnis guna menggejot kinerja keuangan perusahaan. Serta digunakan untuk penyertaan modal kerja yang difokuskan pada pembelian bahan baku produk dalam memenuhi permintaan pasar.
"Jadi kita berencana untuk pertama ekspansi pabrik pupuk di Palembang. Kemudian juga kita sekarang memang sudah berjalan untuk ekspansi untuk pembuatan raw material untuk agro chemicals," ucap David.
Dia menambahkan, ketersediaan dan keterjangkauan produk agro input turut berperan penting dalam mendukung program ketahanan pangan yang saat ini digagas pemerintah. Yang mana, pada tahun 2025, pemerintah Indonesia menetapkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama dengan mengalokasikan anggaran yang menembus Rp 159 triliun.
Baca Juga
Bayar Utang, Panorama (PANR) Carikan Dividen dari Anak Usaha Dividen Rp 400 Miliar
Kebijakan itu menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian, memperkuat ekonomi pedesaan, dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan.
“Sejalan dengan program pemerintah, DGWG tengah fokus memenuhi permintaan terhadap produk-produk agro input kami. Peran dari industri dalam hal ini DGWG menjadi mitra strategis yang dapat mendukung program ketahanan pangan nasional dan memajukan pertanian Indonesia menjadi sangat penting,” tutur David.

