Laba Melesat 120,55%, Manajemen Paperocks Ungkap Faktor Ini
JAKARTA, investortrust.id – Emiten produsen kemasan kertas food grade PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) berhasil mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan sebesar 120,55% menjadi Rp 2,9 miliar hingga kuartal III-2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,32 miliar.
Pertumbuhan laba tersebut terdorong peningkatan pendapatan sebesar 41,17% menjadi Rp 106,46 miliar hingga kuartal III-2024, dibanding periode sama tahun sebelumnya senilai Rp 75,41 miliar.
“Semua ini membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan para pemegang saham PPRI dapat diwujudkan manajemen dalam bentuk kinerja yang bagus. Sebagai pemain baru di bursa saham Indonesia, pencapaian ini sungguh membanggakan,” ujar Direktur Keuangan PPRI Dillon Sutandar dalam keterangannya, Jumat (15/11/2024).
Baca Juga
Bangun Dua Gudang Baru, Paperocks (PPRI) Siapkan Capex Rp 15 Miliar Tahun 2024
Dia mengatakan, peningkatan pendapatan PPRI didukung oleh sejumlah strategi bisnis perseroan, salah satunya dengan meningkatkan penjualan tahun 2024 melalui agresivitas merambah pasar baru.
“Perusahaan juga terus berinovasi untuk menciptakan produk baru dengan tetap menjaga kualitas dan juga pelayanan kepada semua pelanggan,” tuturnya.
Dillon mengatakan, PPRI menitikberatkan usahanya pada industri pengemasan dengan menggunakan bahan utama dari kertas, yang merupakan sumber daya terbarukan. Di samping itu, PPRI aktif memperkenalkan produk-produk ramah lingkungan.
“Ini memang menjadi komitmen kami sejak awal, untuk berkontribusi secara positif menjaga keberlanjutan lingkungan serta memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi semua pihak,” paparnya.
Baca Juga
Harga IPO Murah! Sekuritas Ini Ungkap Potensi Cuan Saham Adaro Andalan (AADI) Segini
Tahun ini, PPRI telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 13-15 miliar. Anggaran ini akan digunakan perusahaan untuk membangun dua gudang baru.
Direktur Utama PPRI Catur Jatiwaluyo mengatakan, penambahan kapasitas gudang baru ini bisa mencapai dua kali lipat dari kapasitas gudang yang saat ini yang beroperasi di Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Diharapkan, gedung tersebut mulai dapat digunakan pada awal kuartal 2025.
Grafik Saham PPRI

