Saham Emiten Prajogo (CUAN) Melesat 84% Sebulan hingga Masuk UMA, Manajemen Ungkap Dua Faktor Ini
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menilai sejumlah informasi material positif menjadi faktor utama pendongkrak harga saham emiten batu bara miliki Prajogo Pangestu ini lebih dari 84% dalam sebulan terakhir.
Corsec CUAN Robertus Maylando Siahaya mengatakan, informasi material yang telah disampaikan melalui beberapa keterbukaan informasi. Di antaranya, dimulainya produksi batubara metalurgi oleh anak usaha perseroan, PT Bumindo Daya Karunia, bersamaan dengan dukungan keuangan dari perbankan yang diterima sebagai indikasi kinerja positif ke depan.
Baca Juga
“Informasi material ini ditanggapi secara baik oleh pasar yang tercermin dari peningkatan harga saham dalam beberapa waktu terakhir,” terangnya dalam keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/1/2025).
Keterbukaan informasi tersebut sebagai jawaban atas masuknya saham CUAN dalam daftar efek yang bergerak di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) oleh BEI kemarin. UMA membuat aktivitas transaksi saham CUAN tengah dicermati otoritas bursa.
Berdasarkan data perdagangan BEI, saham CUAN telah menguat lebih dari 94% dalam tiga bulan terakhir dan naik lebih dari 84% dalam sebulan terakhir. Sedangkan jelang penutupan sesi I BEI hari ini, saham CUAN kembali menguat Rp 350 (2,67%) menjadi Rp 13.450 dan level tertingginya ditransaksi di harga Rp 13.500.
Baca Juga
Top! Saham Petrindo Jaya (CUAN) Dikendalikan Prajogo Cetak ATH
Perseroan sebelumnya telah meneken perjanjian fasilitas kredit berjangka senilai Rp 2,42 triliun dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan tenor 120 bulan. Perseroan juga sebelumnya telah mengumumkan mulai berproduksinya batu bara metalurgi melalui anak usahanya BDK.
Seiring dengan produksi tersebut, perseroan melalui BDK tengah menyiapkan integrasi fasilitas produksi melalui Pembangunan fasilitas kantor, Gudang penyimpanan bahan bakar, tempat tinggal karyawan, serta jalan tambang sepanjang 149 km yang menghubungkan BDK dengan Lokasi intermediate stockpile.
Grafik Saham CUAN

