IHSG Sempat Dibuka Anjlok ke Bawah 7.200, Sedangkan Saham DAAZ dan MLPT Lagi-lagi Jadi Bintang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/11/2024), dibuka anjlok sebanyak 22,35 poin (0,31%) ke bawah level 7.200, tepatnya 7.192. Namun memasuki 09.05 WIB, IHSG berbalik rebound sebanyak 17 poin.
Koreksi tersebut dipicu atas pelemehan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry, consumer non primer, sektor material dasar, sektor transportasi, sektor keuangan, dan sektor property. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, kesehatan, industry, dan material dasar.
Baca Juga
Dirut sekaligus Pengendali Ini Borong Saham Sarana Mitra (SMIL) dari Pasar, Ada Apa?
Meski IHSG dibuka melemah, saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) kembali catatkan penguatan hingga auto reject Atas (ARA) dengan kenaikan 24,77% menjadi Rp 2.670. Saham pendaptan baru ini telah catatkan ARA dalam empat hari transaksi.
Kenaikan juga melanda saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) sebanyak 19,59% menjadi Rp 230 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) kembali perkasa dengan kenaikan 18,20% menjadi Rp 36.675. Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Kirana Megatara Tbk (KMTR), PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 94,11 poin (1,29%) menjadi 7.214,56 dengan penjualan bersih (net sell) saham berlanjut hingga Rp 795,34 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 28,29 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 127,37 miliar, dan PT FAP Agri Tbk (FAPA) Rp 119,98 miliar.
Baca Juga
4 Jenis Kripto Ini Tampak Menjanjikan di Bulan November 2024, Berminat?
Koreksi indeks kemarin dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor energi 1,77%, material dasar 1,66%, sektor consumer primer 1,11%, sektor properti 1,78%, sektor kesehatan 1%, dan sektor keuangan 0,83%. Sebaliknya saham sektor teknologi satu-satunya yang cetak kenaikan 1,27%.
Meski IHSG anjlok parah, lima saham ini justru berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) menguat 34,72% menjadi Rp 194 dan PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) menguat 34,52% menjadi Rp 226.
PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) melesat 24,78% menjadi Rp 2.140, PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) menguat 24,60% menjadi Rp 466, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) melesat 24,43% menjadi Rp 1.095.

