IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis 9,1 Poin, Saham PADI dan STAR Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/12/2025), ditutup menguat 9,1 poin (0,11%) menjadi 8.517. Rentang pergerakan indeks 8.493-8.553 dengan nilai transaksi Rp 12,03 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi 1,12%, sektor konsumer primer 1,58%, sektor teknologi 0,59%, sektor infrastruktur 0,82%, dan sektor industri 0,13%.
Baca Juga
Prabowo Apresiasi Sinergisitas Seluruh Jajaran dalam Penanganan Bencana Sumatra
Di tengah penguatan indeks, sejumlah sektor saham ini ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PADI menguat 34,43% menjadi Rp 164 dan STAR naik 34,41% menjadi Rp 250.
ARA juga melanda saham ROCK sebanyak 25% menjadi Rp 850, TALF 25% menjadi Rp 585, dan ASLI naik 24,87% menjadi Rp 492. Meski tak ARA, saham OPMS meleast 32,77% menjadi Rp 158 dan COAL sebanyak 32,53% menjadi Rp 110.
Adapun, sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil catatkan kenaikan sebanyak 94,35 poin (1,12%) menjadi 8.508. Bahkan, indeks sempat level tertinggi baru 8.622 dengan rata-rata transaksi mingguan melesat menjadi Rp 41,87 triliun.
Baca Juga
Ekspor Oktober 2025 Turun, Dipicu Turunnya Nilai Ekspor Migas
Penguatan ini berdampak terhadap lompatan kapitalisasi pasar (market cap) BEI menjadi Rp 15.626 triliun atau setara dengan US$ 938 miliar. Lima saham pendorong utama kenaikan indeks pekan ini datang dari penguatan saham DSSA sebanyak 9,95%, CUAN melesat 18,58%, CASA naik 38,89%, FILM naik 21,46%, dan MPRO naik 27,78%.
Penguatan ditopang saham sektor industry menguat 6,35%, sektor energi 6,11%, sektor property 6,09%, sektor infrastruktur 4,35%, sektor keuangan 3,04%, dan sektor material dasar 2,03%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, transportasi, dan kesehatan.

