Tinggal 12 Hari Transisi Kepemimpinan, Jokowi: Cepat Laksanakan Program, Tanpa Jeda!
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut transisi kepemimpinan akan terjadi 12 hari lagi. Jokowi yakin masa transisi ke Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan berjalan lancar dan cepat.
Jokowi mengatakan proses transisi yang cepat ini dapat terjadi, karena segala landasan untuk program kerja Prabowo telah dibahas dan disiapkan. “Saya nggak tahu berapa kali pertemuan Pak Prabowo dengan Bu Menkeu, hampir tiap minggu, tiap haru bertemu mempersiapkan itu (APBN),” kata Jokowi saat menghadiri "BNI Investordaily Summit 2024", di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (8/10/2024).
Baca Juga
Kurs Rupiah Kian Terpuruk ke Rp 15.709/USD, BI Sebut Keyakinan Konsumen Terjaga IKK 123,5
Jokowi menjelaskan beberapa program unggulan Prabowo telah dimasukkan dalam APBN 2025. Dengan persiapan ini, kabinet yang disusun Prabowo dapat langsung bekerja mengeksekusi.
“Setelah dilantik presiden, kabinet bisa langsung bekerja dengan cepat melaksanakan program-program yang ada. Tanpa jeda,” ucap dia.
Jokowi mengisahkan, Prabowo selalu hadir dalam rapat paripurna dan rapat terbatas kabinet, untuk memahami kondisi yang ada. Sebelumnya, ucap dia, Prabowo hanya hadir dalam rapat yang ada kaitannya dengan urusan pertahanan.
“Setelah jadi presiden terpilih, (Prabowo) hadir di semua rapat terbatas. Sehingga, rencana unggulan yang akan dilaksanakan betul-betul disiapkan dengan baik dengan menteri-menteri sekarang,” ujar dia.
Baca Juga
Jokowi Berkilas Balik
Jokowi pun berkilas balik. Saat pertama kali memimpin pada 2014, dia menyebut butuh waktu hingga 1,5 tahun untuk menyusun transisi kepemimpinan. Padahal, Jokowi menjelaskan, transisi yang baik dan cepat dapat berguna untuk menjaga stabilitas, baik stabilitas ekonomi maupun politik.
“Saya, 2014, butuh waktu 1-1,5 tahun untuk mengonsolidasikan. Artinya, 1-1,5 tahun waktu kita hilang, karena itu sangat sayang sekali,” tutur dia.

