Bitcoin Pimpin Arus Masuk Kripto Saat Likuiditas Global Capai US$ 131,6 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Analis on-chain Ali Martinez menyatakan ada lonjakan substansial dalam likuiditas global sebesar US$ 1,43 triliun di minggu ini menjadi US$ 131,6 triliun. Peningkatan ini berpengaruh positif pada Bitcoin dan aset berisiko lainnya, dengan perkiraan dampaknya akan berlangsung hingga Oktober.
Melansir CryptoNewsFlash, Senin (30/9/2024), reaksi pasar terlihat nyata, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana suntikan likuiditas ini akan mempengaruhi masa depan aset kripto, khususnya Bitcoin.
Seorang pengguna X mengomentari cuitan Martinez, menggarisbawahi kemungkinan bahwa peningkatan likuiditas ini dapat terus memperkuat Bitcoin dan aset berisiko lainnya menjelan bulan Oktober. Mengingat, momentum saat ini menjadi hal yang bisa menyebabkan harga Bitcoin dapat meningkat lebih jauh.
Baca Juga
Ambil Langkah Berani, Perusaahaan Aset Investasi Raksasa di Dunia Ini Borong 1.413 Bitcoin
Hal ini mencerminkan tumbuhnya optimisme dalam komunitas aset kripto, karena para pedagang dan investor mengamati bagaimana suntikan likuiditas akan mempengaruhi pasar dalam beberapa minggu ke depan.
Bitcoin mengalami arus masuk yang luar biasa sebesar US$ 284 juta, sementara Ethereum mengalami arus keluar yang menandai minggu kelima secara berturut-turut penarikan dana oleh investor.
Baca Juga
Minat Investor ke ETF Spot Tinggi, Bitcoin Capai US$ 65.000 untuk Pertama Kalinya Sejak Awal Agustus
Menariknya, Solana mengungguli Ethereum, dengan arus masuk sebesar US$ 3,2 juta. Langkah ini menunjukan minat yang meningkat pada aset kripto alternatif karena investor melihat lebih jauh dari para pemimpin pasar konvensional.
Sementara itu, investor institusional semakin tertarik pada ETF Bitcoin, dengan lembaga seperti BlackRock dan Fidelity memimpin. Adopsi institusional ini menunjukkan kematangan dan pengakuan Bitcoin yang semakin meningkat sebagai aset investasi yang layak.

