Ada Arus Masuk Rp 6,3 Triliun, Pasar Kripto Cerah Ceria
JAKARTA, investortrust.id - Produk investasi aset digital mengalami arus masuk (net inflow) yang besar dari 5 Oktober hingga 11 Oktober. Di mana Bitcoin (BTC) memimpin arus masuk.
Dalam laporan mingguan Arus Dana Aset Digital oleh CoinShares baru-baru ini, arus masuk berjumlah US$ 407 juta atau setara Rp 6,3 triliun (kurs Rp 15.536. per dolar AS), setelah arus keluar sebesar US$ 127 juta atau Rp 1,9 triliun pada minggu sebelumnya.
Dikutip dari Crypto News Land, Selasa (15/10/2024) pernyataan tersebut dirilis pada 14 Oktober 2024 sekaligus menunjukkan bahwa investor kripto masih mempertahankan permintaan terhadap aset digital ini meski pasar kripto mengalami fluktuasi baru-baru ini.
Baca Juga
Dibalik Tekanan Jangka Pendek, Bos Indodax Yakin Ada Peluang Besar Bagi Bitcoin untuk Pulih
Sementara itu, kepala penelitian CoinShares, James Butterfill mencatat bahwa faktor politik di Amerika Serikat kemungkinan besar mempengaruhi lonjakan produk investasi kripto baru-baru ini.
Meskipun data ekonomi seringkali mempengaruhi pergerakan pasar, Pemilu AS yang akan datang tampaknya memainkan peran yang lebih signifikan dalam mendorong arus masuk modal asing. Butterfill menghubungkan lonjakan minat ini dengan jajak pendapat yang menunjukkan bahwa Partai Republik mungkin akan mengambil kendali Senat setelah pemilu bulan November, sebuah perkembangan yang dianggap menguntungkan sektor mata uang kripto.
Menurut laporan tersebut, kemungkinan perubahan politik berdampak positif terhadap aliran ini, terutama untuk Bitcoin. Secara historis, Partai Republik diyakini mendukung aset digital, dan kemungkinan terbentuknya Senat Partai Republik telah memicu optimisme bagi investor.
Menariknya, di tengah perubahan politik, Bitcoin telah menjadi pemenang terbesar, dengan US$ 419 juta tercatat sebagai arus masuk bersih selama periode tersebut. Hal ini melegakan setelah terjadi arus keluar dalam jumlah tertentu selama waktu sebelumnya.
Baca Juga
NYDIG Sebut Harga Bitcoin Kembali Menonjol Dibandingkan Aset Kripto Lainnya
Di sisi lain, produk investasi yang berfokus pada investasi jangka pendek di Bitcoin mencerminkan penebusan sebesar US$ 6,3 juta, yang berarti investor kini lebih optimis terhadap Bitcoin.
Selain Bitcoin, dana yang diperdagangkan di bursa ekuitas (ETF) blockchain juga mengalami arus masuk yang signifikan, dengan US$ 34 juta tercatat selama seminggu, menjadikannya salah satu arus masuk mingguan terbesar untuk ETF blockchain pada tahun 2024. Kenaikan ini bertepatan dengan lebih dari 2 % kenaikan harga Bitcoin, dari US$ 61.900 pada 6 Oktober menjadi sekitar US$ 63.300 pada 12 Oktober.
Kenaikan Bitcoin juga berlanjut hingga Selasa (15/10/2024) di mana menilik data Coinmarketcap, pukul 09.10 WIB BTC terpantau tengah berada di US$ 65.742 atau naik 5,17% dalam sehari dan naik 4,95% dalam sepekan. Kenaikan Bitcoin juga menyeret kenaikan koin-koin lainnya seperti Ethereum, BNB, dan Solana yang masing-masing naik 7,41%, 3,32%, 6,47% dalam sehari perdagangan.
Kapitalisasi pasar kripto global saat ini US$ 2,29 triliun, meningkat 5,26% dibandingkan hari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir adalah US$ 97,11 miliar, meningkat 102,17%. Dominasi Bitcoin saat ini sebesar 56,72%, meningkat 0,05% sepanjang hari.

