BNBR Siap Garap Proyek Tol Era Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), Roy Hendrajanto M Sakti mengungkapkan, pihaknya berminat masuk ke salah satu proyek jalan tol pada era presiden terpilih, Prabowo Subianto, jika proyeknya layak (feasible) secara bisnis.
''Kami melihat, kalau potensinya bagus, kami akan berpartisipasi,'' kata Roy saat ditemui di Hotel St Regis, Jakarta, Kamis (26/9/2024).
Bakrie & Brothers dan PT Bakrie Toll Road merupakan salah satu pemegang saham Jalan Tol Cimanggis - Cibitung yang dikelola PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT). Adapun saham yang dimiliki Bakrie Group tersebut masing-masing sekitar 5%.
Baca Juga
Berdasarkan catatan investortrust.id, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membuat rencana induk (master plan) proyek jalan tol pada masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja mengungkapkan, dirinya bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono telah membuat master plan proyek jalan tol pada periode pemerintahan baru sepanjang total 2.300 km dengan nilai investasi sekitar Rp 460 triliun.
“Panjangnya 2.300 km, itu asumsinya kan 1 km itu butuh investasi Rp 200 miliar rata-rata, sehingga totalnya jadi Rp 460 triliun,” kata Endra saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2024).
Dia menambahkan, tol baru tersebut akan diprioritaskan untuk melanjutkan program Presiden Jokowi yang selama 10 tahun pemerintahannya membangun jalan tol sepanjang 2.700 km.
Baca Juga
Bakrie & Brothers (BNBR) Genjot Bisnis Konstruksi Tiga Dimensi
“Itu untuk penyelesaian tol Trans Sumatera, penyelesaian tol Trans Jawa, kemudian tol IKN, utamanya tiga itu,” jelas Endra.
Meski demikian, menurut Endra, master plan ini kembali pada program yang diprioritaskan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
“Tapi itu kan dikembalikan kepada prioritas pemerintah baru, kan perlu dukungan pendanaan, dukungan kebijakan, dukungan pelaksanaan begitu,” papar dia.

