'Gocekan' Saham Barito (BREN) dari ARB hingga Menghijau, Prajogo Pangestu Turun Gunung?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menunjukkan pergerakan yang memukai setelah sembat dibuka auto reject bawah (ARB) dengan penurunan hampir 20% menjadi Rp 5.675, saham BREN hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk bisa berbalik arah ke zona hijau.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/9/2024), saham BREN menguat Rp 250 (3,53%) menjadi Rp 7.325 hingga pukul 09.47 WIB. Bahkan, saham BREN hampir mendekati level Rp 8.000 pada pukul 10.00 WIB. Penguatan saham BREN langsung berimbas terhadap penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI. Padahal awal transaksi, IHSG sempat anjlok lebih dari 40 poin.
Baca Juga
Pasar Menunggu Prajogo Pangestu Turun Gunung Hentikan ARB Saham Barito Renewables (BREN)
Tak hanya itu, volume perdagangan saham BREN telah mencapai 285,83 juta saham hingga pukul 09.50 atau hampir menyentuh Rp 2 triliun. Transaksi saham BREN mendominasi nilai transaksi di BEI pagi ini. Aksi borong pengendali Prajogo Pangestu terhadap saham BREN pernah dilakukan saat harga saham BREN anjlok hingga auto reject bawah (ARB) berhari-hari pada Juni lalu.
Saat itu, Prajogo turun gunung memborong saham setelah BREN turun beruntun hingga ARB dari level 11.250 hingga menyentuh level Rp 5.500. Saat harga mencapai titik terendah Rp 5.500, Prajogo langsung memborong sebanyak 37,84 juta saham BREN senilai Rp 251,69 miliar. Alhasil aksi tersebut berhasil menghentikan ARB saham BREN selama delapan hari beruntun.
Baca Juga
Terkait penurunan dalam saham BREN dalam tiga hari terakhir terjadi setelah FTSE Russel mengeluarkan saham BREN dari perhitungan FTSE Global Index-large capital market. Padhal, saham BREN sebelumnya telah ditetapkan sebagai penghuni baru FTSE Global. Berita ini salah satu factor pendongkrak kinerja saham emiten geothermal tersebut dalam beberapa pekan terakhir hingga tembus rekor penutupan harga tertinggi.
Terkait gagalnya saham BREN masuk perhitungan FTSE Global, manajemen BREN dalam pengumuman resminya menyangkal bahwa free float saham rendah. Manajemen mengungkap daftar registrasi pemegang saham BREN, yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebanyak 64,66%, Green Era Energy Pte Ltd sebanyak 23,60%, Jupiter Tiger Holdings sebanyak 3,94%, dan Prime Hill Funds mencapai 3,76%. Dengan demikian empat pihak tersebut hanya menguasai 95,97% saham BREN dan sisanya dimiliki Masyarakat.
Grafik Saham BREN

