Saham GOTO kembali Ditransaksikan di Level ‘Gocap’, Tren Penguatan Berakhir?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terjungkal hingga kembali ditransaksikan ke level kisaran ‘gocap’ pada perdagangan intraday, Kamis (19/9/2024), di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham ini tiba-tiba anjlok setelah diumumkan kerja sama dengan Alibaba.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI hingga pukul 10.56 WIB, saham GOTO turun sebanyak 3,28% menjadi Rp 59, bahkan saham GOTO sempat sentuh level Rp 58. Dengan demikian saham GOTO catatkan penurunan beruntun dalam dua hari tearkhir.
Baca Juga
GOTO Melesat 25% Tinggalkan Level Gocap, Seberapa Jauh bisa Menguat?
Koreksi ini berbanding terbalik dengan tren penguatan harga saham GOTO dalam beberapa hari terakhir. Sebagaimana diketahui saham GOTO sempat melesat dari level penutupan akhir Agustus Rp 52 menjadi Rp 65 pada penutupan perdagangan 17 September. Bahkan, saham GOTO sempat sentuh level Rp 68 atau tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Sebelumnya, manajemen GOTO mengumumkan telah menandatangani nota kesepahanan (MoU) kemitraan strategis dengan Alibaba. Kemitraan strategi ini adalah pemanfaatan teknologi Alibaba Cloud untuk mendukung ekosistem GOTO.
Manajemen GOTO menyebutkan, GOTO berkomitmen untuk menggunakan layanan Alibaba Cloud, unit bisnis bidang layanan teknologi dan kecerdasaran Alibaba Group, dalam lima tahun mendatang.
Baca Juga
Saham GOTO ke Luar dari Level ‘Gocap’ hingga Crossing Rp 415,57 Miliar
“Langkah ini akan memperkuat layanan serta inovasi digital perseroan dengan dukungan artificial intelligence (AI) dan teknologi cloud terdepan dari Alibaba,” tulis Sekretaris Perusahaan GOTO RA Koesoemohadiani.
GOTO juga telah menutup secara resmi layanan operasional di Vietnam sejak 16 September 2024. Penutupan tersebut sejalan dengan komitmen perseroan untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang serta berinvestasi dalam hal-hal yang dapat menghasilkan pertumbuhan dengan tetap berkomitmen pada target impas EBITDA yang disesuaikan untuk tahun 2024.
Meski bergerak terkoreksi dua hari terakhir, Mandiri Sekuritas dalam riset terbarunya masih mempertahankan pandangan positif terhadap saham ini. Kolaborasi Alibaba dan GOTO dinilai bisa mengurangi overhang harga saham GOTO. Kemitraan tersebut juga bisa menekan biaya cloud perseroan, sehingga rekomendasi saham GOTO dipertahankan beli dengan target harga Rp 125.
Grafik Saham GOTO

