Saham GOTO ke Luar dari Level ‘Gocap’ hingga Crossing Rp 415,57 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tiba-tiba melesat tinggalkan level ‘gocap’. Volume transaksi saham GOTO juga melesat dengan rata-rata lebih dari 2,3 miliar saham yang ditransaksikan.
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/9/2024), saham GOTO ditutup menguat 7,14% menjadi Rp 60, bahkan saham ini sempat menyentuh rekor Rp 61. Harga penutupan tersebut menjadi rekor tertinggi saham GOTO terhitung sejak 7 Juni 2024 atau lebih dari tiga bulan terakhir.
Baca Juga
GOTO Tutup Operasional di Vietnam, Manajemen Beri Penjelasan Ini
Tak hanya itu, pemodal asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham GOTO senilai Rp 50,28 miliar di seluruh pasar sepanjang hari ini. Namun dalam sebulan terakhir, saham GOTO masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 313,19 miliar.
Selain terjadi penguatan harga, BEI mencatatkan adanya transaksi saham GOTO di pasar negosiasi senilai Rp 415,57 miliar. Crossing saham tersebut dibantu broker jual UOB Kay Hian Sekuritas (AI) dan broker beli CGS International Sekuritas Indonesia (YU) dengan total 8,14 miliar saham dengan harga penjualan Rp 51 per saham.
Baca Juga
Ecommerce Bersiap Naikkan Fee Merchants, Begini Dampaknya bagi GOTO, BELI, dan BUKA
Terkait prospek saham GOTO, BRI Danareksa Sekuritas terakhirnya tetap mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 90 per saham. Target harga tersebut mempertimbangkan proyeksi rata-rata kenaikan tahunan GTV bisnis ODS dan GTF sebesar 6% hingga 2034.
Target harga tersebut juga mempertimbangkan potensi kenaikan pendapatan perseroan menjadi Rp 15,34 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 14,78 triliun. Sedangkan total GTV perseroan kuartal III dan IV tahun ini diprediksi terus lanjutkan pertumbuhan.
Grafik Saham GOTO

