GOTO Melesat 25% Tinggalkan Level Gocap, Seberapa Jauh bisa Menguat?
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil torehkan lompatan harga sebanyak 25% sepanjang September 2024 berjalan atau kurang dari tiga pekan terakhir. Kini, saham GOTO kian jauh tinggalkan level ‘gocap’.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO sempat bertengger di level ‘gocap’ sejak awal Juni hingga awal September 2024. Bahkan saham GOTO berkali-kali ditutup di level Rp 50.
Namun kondisi berbeda dalam lima hari terakhir, saham GOTO terus bangkit hingga mencapai level penutupan kemarin Rp 65. Harga tersebut menjadi level tertinggi saham GOTO terhitung sejak 11 Juni 2024.
Baca Juga
Saham GOTO Melesat 22,64% dalam Lima Hari, Ternyata Ada Kerja Sama dengan Alibaba
Penguatan harga saham GOTO kian pesat setelah perseroan mengumumkan penutupan memutuskan untuk menutup layanan operasional di Vietnam mulai 16 September 2024. Penutupan tersebut sejalan dengan komitmen perseroan untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.
Kemarin, GOTO kembali mengumumkan adanya nota kesepahanan (MoU) kemintraan strategis dengan Alibaba. Kemitraan strategi ini berupa pemanfaatan teknologi Alibaba Cloud untuk mendukung ekosistem GOTO.
Manajemen GOTO menyebutkan, GOTO berkomitmen untuk menggunakan layanan Alibaba Cloud, unit bisnis bidang layanan teknologi dan kecerdasaran Alibaba Group, dalam lima tahun mendatang. “Langkah ini akan memperkuat layanan serta inovasi digital perseroan dengan dukungan artificial intelligence (AI) dan teknologi cloud terdepan dari Alibaba,” tulis Sekretaris Perusahaan GOTO RA Koesoemohadiani.
Baca Juga
GOTO Tutup Operasional di Vietnam, Manajemen Beri Penjelasan Ini
Lalu, apakah penguatan harga saham GOTO bakal berlanjut atau bakal kembali ke level ‘gocap’? NH Korindo Sekuritas Indonesia dalam riset yang diterbitkan bulan lalu menyebutkan bahwa saham GOTO ditargetkan menuju Rp 77 dengan rekomendasi beli.
Target beli saham teknologi terbesar di Indoensia ini didukung atas keberhasilan perseroan dalam memangkas kerugian pada semester I-2024 dan efisiensi yang terus berjalan dengan baik. Target harga tersebut juga mempertimbangkan kenaikan take rate perseroan.
Baca Juga
Ecommerce Bersiap Naikkan Fee Merchants, Begini Dampaknya bagi GOTO, BELI, dan BUKA
Begitu juga dengan BRI Danareksa Sekuritas masih mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 90 per saham. Target harga tersebut mempertimbangkan peluang kenaikan pendapatan, seiring dengan berlanjutnya kenaikan komisisi layanan perusahaan teknologi di Indonesia.
Tak hanya GOTO, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa, tren kenaikan komisi layanan perusahaan teknologi menjadi sentiment positif bagi perusahaan e-commerce lainyna seperti Blibli dan Bukalapak.com, sehingga saham dua emiten tersebut direkomendasikan beli.
Grafik Saham GOTO

