Manajemen Astra Otoparts (AUTO) Yakin Pertumbuhan Kinerja Semester II lebih Moncer, Berikut Penopangnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) optimistis pertumbuhan kinerja keuangan hingga semester II-2024 lebih moncer, dibandingkan semester I tahun ini. Pertumbuhan tersebut didukung ekspansi penambahan jumlah gerai atau outlet modern retail.
Direktur AUTO Sophie Handili, ekspansi tersebut bertujuan untuk memperkuat jaringan distribusi perseroan dan akhirnya berdampak positif terhadap pertumbuhan kinerja keuangan ke depan.
"Kami terus memperkuat jaringan retail melalui stores atau outlet baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Saat ini, perseroan telah memiliki 568 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Sophie dalam Media Day 2024 di Menara Astra, Jakarta, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga
Perseroan memiliki lini bisnis Astra Otoservice untuk pasar kendaraan roda empat. Secangkan ShopAndDrive melayani kendaraan roda dua. Astra Otoservice merupakan layanan terbaru dari AUTO yang mulai dioperasikan sejak tahun 2020 lalu.
"Melalui Astra Otoservice, perseroan mengelola bengkel perawatan modern untuk kendaraan roda empat berfokus pada layanan dan solusi perawatan berkala untuk semua merek kendaraan. Hingga Juni 2024 ini, AUTO telah memiliki 16 Astra Otoservice yang berlokasi di Jawa dan Sumatera" terang dia.
Selain itu, kata Sophie, pertumbuhan kinerja keuangan hingga akhir tahun ini didukung peningkatan pangsa pasar ekspor untuk segmen manufaktur. Dengan ini, diharapkan prospek kinerja semester II-2024 dapat terus berlanjut lebih baik, dibandingkan semester I-2024.
Baca Juga
Torehkan Kenaikan Laba Saat Pendapatan Turun, Astra Otoparts (AUTO) Ungkap Kiat Ini
Melalui bidang bisnis internasional ini, perseroan telah mengekspor lebih produk ke lebih dari 50 negara yang tersebar di Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika Selatan.
"Produk yang dipasarkan berbagai suku cadang, dan Perseroan akan terus meluncurkan produk-produk baru untuk pasar ekspor. Di tahun 2024 ini kami juga meluncurkan Aspira Oil di Filipina dan Akebono untuk pasar global kami," tandas dia.
Sebagai informasi, mengutip laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) AUTO membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas AUTO sebesar Rp 1,01 triliun atau meningkat 26,48% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 801,55 miliar.
Grafik Saham AUTO

