Terkait Dividen, Astra Otoparts (AUTO) Ungkap Begini
JAKARTA, investortrust.id – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berkomitmen untuk pembagian dividen kepada para pemegang saham setiap tahun. Minimal rasio dividen yang akan dibagikan mencapai 45% per tahun.
Direktur AUTO Sophie Handili mengatakan, secara historis, saat pandemi pun, AUTO tetap konsisten untuk membagikan dividen. Bahkan, perseroan menyiapkan rencana pembagian dividen interim tahun ini. Kemudian, jumlah dividen yang akan ditebar sebagai dividen final tahun 2025 adalah minimal 45% dari laba bersih.
“Untuk tahun 2024 ini, kami akan membagikan dividen interim dengan target pembagian akhir tahun ini dan dividen final tahun depan dengan rasio mungkin minimal di 45%,” tuturnya dalam paparan publik AUTO secara daring, Jumat (30/8/2024).
Baca Juga
Torehkan Kenaikan Laba Saat Pendapatan Turun, Astra Otoparts (AUTO) Ungkap Kiat Ini
Sebagai catatan, AUTO telah membagikan dividen interim sebesar Rp 636,20 miliar atau Rp 132 per saham pada Mei lalu. Sebelumnya, AUTO juga pernah membagikan dividen interim sebesar Rp 192, 78 miliar sebesar Rp 40 per saham yang dibayarkan pada Oktober tahun lalu.
Lebih lanjut, AUTO juga terus terus memperkuat, jaringan ritel yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga akhir Juni ini, AUTO telah memiliki 568 store shop and drive. Pada akhir 2020, perseroan juga sudah resmi membuka Astra Otoservice atau bengkel dengan perawatan modern untuk kendaraan roda 4 dengan fokus pada perawatan berkala yang ditujukan untuk semua merek kendaraan.
“Perseroan juga terus melakukan ekspansi outlet hingga year to date 2024 kita sudah memiliki 16 outlet. Sampai akhir tahun ini kita merencanakan untuk menambah 14 outlet lagi Astra Otoservice baru sehingga totalnya menjadi 30 outlet,” tutur Direktur AUTO Tujuh Martogi Siahaan.
Baca Juga
Kinerja Astra Otoparts (AUTO) Semester II Pulih, Bagaimana dengan Sahamnya?
Dia memaparkan, bisnis internasional AUTO telah melakukan ekspor ke lebih daripada 50 negara.yang tersebar di Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika Selatan. Perseroan juga terus meluncurkan produk-produk baru untuk ekspor market. “Dan saat ini Asia menjadi area yang kami rasa sangat potensi. Di samping juga secara regional kita cukup dekat. Maka Asia dan Afrika menjadi bagian yang kami sasar saat ini,” terangnya.
Sebagai informasi, Astra Otoparts (AUTO) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih konsolidasi sebanyak 26,50% dari Rp 800 miliar menjadi sebesar Rp 1,01 triliun pada semester I 2024. Hal ini didukung keberhasilan perseroan dalam peningkatan kinerja segmen usaha perdagangan, kinerja ekspor segmen usaha manufaktur Perseroan di tengah melemahnya permintaan domestik, serta keuntungan atas penjualan aset tetap.
Asal tahu, pada segmen usaha manufaktur, Perseroan menjalin kerjasama dengan mitra bisnis ternama dunia untuk memproduksi berbagai macam produk suku cadang yang melayani hampir seluruh pabrikan otomotif dan pasar suku cadang pengganti di Indonesia, baik untuk kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan komersial.
Baca Juga
Laba Astra Otoparts (AUTO) Melesat di Semester I, Penopangnya Ini
Selain itu, perseroan juga masuk ke dalam ekosistem EV melalui infrastruktur EV yang dikembangkan dan diproduksi sendiri dengan merek ALTRO. Perseroan juga telah memproduksi dan menyuplai komponen EV 2W dan 4W, baik yang termasuk general parts yang similar dengan kendaraan ICE maupun specific parts khusus untuk kendaraan listrik dan terus mengembangkan produk-produk baru.
Selain itu, perseroan telah melakukan diversifikasi bisnis ke industri nonotomotif seperti alat kesehatan, komponen alat berat, industrial, dan kereta api. Sepanjang semester pertama 2024, segmen usaha manufaktur Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp4,7 triliun.
Adapun, segmen usaha perdagangan Perseroan didukung jaringan distribusi domestik, ekspor, dan jaringan perdagangan ritel modern, yaitu Shop & Drive, Super Shop & Drive, Shop & Bike, Motoquick, Aspira Motoquick, dan Astra Otoservice.
Perseroan juga masuk ke dalam ekosistem EV melalui infrastruktur EV yang dikembangkan oleh Perseroan dengan nama Astra Otopower yang tersebar di 29 lokasi. Sepanjang semester pertama 2024, segmen usaha perdagangan Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 4,5 triliun.
Grafik Saham AUTO

