Tok! Pagu Anggaran PUPR Tahun 2025 Bertambah Rp 40,59 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati pagu anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2025 sebesar Rp 40,59 triliun. Alhasil dengan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 menjadi sebesar Rp 116,2 triliun.
“Komisi V DPR RI menyetujui penyesuaian pagu anggaran RAPBN tahun 2025 Kementerian PUPR sesuai dengan hasil pembahasan Belanja Kementerian/Lembaga dalam surat Badan Anggaran DPR RI Nomor B/11277/AG.05.02/09/2024 tanggal 10 September 2024 dengan penambahan sebesar Rp 40.594.786.684.000,” kata Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2024).
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono membenarkan, pagu anggaran Kementerian PUPR untuk tahun 2025 mencapai lebih dari Rp 100 triliun. “Jadi awalnya (anggaran) PUPR (tahun 2025) Rp 75,63 triliun. Dengan usulan kebutuhan ada penambahan Rp 40,59 triliun. Jadi sekarang totalnya menjadi Rp 116,23 triliun,” bebernya.
Baca Juga
PUPR Targetkan 34 Proyek KPBU pada 2025, Sektor SDA Terbanyak
Dia juga menuturkan, penambahan anggaran tersebut akan diperinci lebih lanjut di rapat mendatang bersama Komisi V DPR RI. “Dari badan anggaran (DPR) telah dialokasikan Rp 40,59 triliun itu untuk menyelesaikan pembangunan bendungan dan jaringan irigasinya. Tapi itu kan ‘gelondongan,’ pasti nanti harus kita detailkan lagi,” ujar Basuki.
Basuki juga menerangkan, tambahan anggaran senilai Rp 40,59 triliun tersebut akan dialokasikan ke beberapa sektor di antaranya pembangunan bendungan dan jaringan irigasi, renovasi sarana dan prasarana sekolah di daerah-daerah, serta penyelesaian dan pemeliharaan bangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Jadi nomenklaturnya ada tiga, satu untuk bendungan dan irigasi sebesar Rp 11,9 triliun. Kemudian untuk renovasi prasarana dan sarana sekolah yang banyak yang rusak itu sebesar Rp 19,5 triliun dan untuk penyelesaian pembangunan IKN dan mengoperasikan bangunan-bangunan yang sudah dibangun sampai sekarang terutama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) itu sebesar Rp9,19 triliun,” papar Basuki.
Baca Juga
Berdasarkan catatan investortrust.id, Basuki telah mengusulkan tambahan anggaran tahun 2025 sebesar Rp 61,31 triliun dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2024) lalu.
“Kementerian PUPR telah mempertajam usulan kebutuhan anggaran 2025 menjadi sebesar Rp 136,95 triliun. Saat ini pagu anggaran 2025 sebesar Rp 75,63 triliun, sehingga masih dibutuhkan tambahan anggaran Rp 61,31 triliun,” kata Basuki.
Baca Juga
Menteri PUPR Minta Tambahan Anggaran Rp 61,31 Triliun, Buat Apa Saja?
Hal ini, menurut Basuki, demi menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden terpilih Prabowo Subianto serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat terbatas (Ratas), yang mana pihaknya telah melayangkan surat Menteri PUPR Nomor 725 per tanggal 8 Agustus 2024 terkait usulan tambahan anggaran tersebut.
Dia memperinci, usulan tambahan anggaran Rp 61 triliun lebih tersebut akan diprioritaskan untuk dukungan ketahanan pangan dan energi seperti penyelesaian bendungan on-going dan rencana bendungan baru. “Membangun bendungan baru lima tahun ke depan ditargetkan sekitar 50 bendungan,” ujar Basuki.

