Pasar Antisipasi Kebijakan Moneter, IHSG Diprediksi Bertahan di Atas Level 7.600 Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pergerakan pasar saham diperkirakan akan diwarnai oleh spekulasi terkait kebijakan moneter, terutama penurunan suku bunga acuan, pada pekan ini periode 9-13 September 2024.
Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) dijadwalkan menggelar sidang untuk menentukan kebijakan moneternya pada pekan depan, 17-18 September 2024.
The Fed digadang-gadang akan menurunkan suku bunga acuannya (FFR) pada sidang tersebut. CME FedWatch Tools bahkan mencatat peluang pemangkasan suku bunga acuan sebesar 100% dalam FOMC.
‘’Karena itu pekan ini pergerakan pasar saham kami perkirakan dibayangi oleh sikap antisipatif pasar terhadap hasil FOMC The Fed,’’ ulas Tim Riset PT Phintraco Sekuruitas dikutip dari riset mingguannya, Minggu (8/9/2024).
Baca Juga
Jangan Tertinggal! Intip Deretan Saham Properti Undervalued Jelang Penurunan Suku Bunga Acuan
Meski begitu, Tim Phintraco memperkirakan suku bunga acuan (BI Rate) baru akan dipangkas oleh Bank Indonesia pada Desember 2024.
Mengacu pada asumsi kebijakan moneter tadi, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji target resistance pada level 7.750 pada perdagangan Senin, (9/9/2024) besok, sementara untuk sepanjang pekan ini, IHSG diprediksi bertahan di atas level 7.600.
Sebelumnya, indeks-indeks bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat, (6/9/2024) pekan lalu, dan catatkan pelemahan mingguan terdalam dalam beberapa tahun terakhir.
Penurunan bursa AS tersebut dipicu oleh data U.S. Non-Farm Payrolls yang tumbuh 142 ribu di Agustus 2024. Angka tadi menunjukan penurunan dari 161 ribu di Juli 2024.
Baca Juga
Jangan Tertinggal! Intip Deretan Saham Properti Undervalued Jelang Penurunan Suku Bunga Acuan
Selain itu, pasar berekspektasi pada kinerja keuangan kuartal III-2024 yang tidak terlalu solid dan perusahaan-perusahaan teknologi di AS turut memicu pelemahan tersebut.
Adapun saham-saham yang perlu diperhatikan pelaku pasar pada pekan ini terdiri dari saham PT BFI Finance Tbk (BFIN), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).
Kemudian saham PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).
Grafik Pergerakan IHSG Sepekan Terakhir:

