Integrasi NFT Telah Meluas ke Jaringan Bitcoin
JAKARTA, investortrust.id - Teknologi non fungible token (NFT) yang sebelumnya dikaitkan khususnya dengan Ethereum dan platform kontrak pintar lainnya, kini mulai merambah ke jaringan Bitcoin. Perkembangan terkini memungkinkan pembuatan dan perdagangan NFT menggunakan blockchain Bitcoin, yang berpotensi membuka akses pengguna baru untuk aset kripto terbesar di dunia ini.
Melansir BTC Peers, Jumat (6/9/2024), integrasi NFT DApps dengan Bitcoin dimungkinkan melalui berbagai inovasi teknologi. Salah satunya adala protokol Ordinals yang memungkinkan pencatatan data, termasuk gambar dan media lainnya langsung ke unit terkecil Bitcoin yakni satoshi individual.
Hal ini memungkinkan terciptanya aset digital yang unik dan dapat diverifikasi pada blockchain Bitcoin.
Baca Juga
Sejak diluncurkan pada Januari 2023, protokol Ordinals telah mengalami adopsi yang signifikan. Menurut data dari Dune Analytics, lebih dari tujuh juta prasasti (inscriptions) telah dibuat di jaringan Bitcoin hingga April 2023. Inscriptions ini antara lain mulai dari teks sederhana hingga gambar kompleks, bahkan konten interaktif.
Alat penting lain yang memfasilitasi pembuatan NFT pada Bitcoin adalah blockchain Stacks. Stacks adalah solusi lapis kedua yang memungkinkan fungsionalitas kontrak pintar sekaligus pemanfaatan keamanan Bitcoin. Melalui Stacks, pengembang dapat membuat aplikasi NFT yang berinteraksi dengan blockchain Bitcoin.
Sejumlah pasar dan aplikasi NFT juga telah muncul untuk memanfaatkan kemampuan baru ini. Gamma.io misalnya, platform terkemuka untuk NFT Bitcoin ini telah memproses lebih dari US$ 10 juta volume perdagangan sejak diluncurkan.
Baca Juga
Platform lain seperti Ordinalsbot dan Ordswap juga mendapatkan daya tarik dalam ekosistem NFT Bitcoin.
Integrasi NFT dengan Bitcoin juga menuai kontroversi, penganut Bitcoin berpendapat bahwa penggunaan jaringan untuk NFT bertentangan dengan tujuan awal Bitcoin sebagai sistem uang elektronik peer to peer (P2P). Ada pula kekhawatiran tentang potensi dampak pada biaya transaksi dan gangguan jaringan.
Meski ada pertentangan, nyatanya pengembangan aplikasi NFT Bitcoin terus berlanjut. Para pendukung berpendapat bahwa NFT dapat membawa manfaat dan nilai baru ke jaringan Bitcoin yang berpotensi menarik lebih banyak pengguna dan pengembang ke ekosistem tersebut.
Munculnya NFT Bitcoin juga telah memicu minat dari para kreator dan kolektor NFT tradisional. Sejumlah seniman yang sebelumnya berfokus pada NFT berbasis Ethereum, kini mengeksplorasi Bitcoin sebagai media baru untuk karya mereka.
Namun begitu, seiring perkembangan teknologi, masih harus dilihat kembali bagaimana NFT Bitcoin akan bersaing dengan atau melengkapi ekosistem NFT yang ada untuk blockchain lain. Properti untuk jaringan Bitcoin, termasuk keamanannya yang tinggi dan desentralisasi, berpotensi menawarkan keuntungan untuk jenis aplikasi NFT tertentu.

