Gelontorkan Rp 109,28 Miliar, Direktur Hermina (HEAL) Ini Borong Saham dari Pengendali
JAKARTA, investortrust.id – Yulisar Khiat yang bertindak sebagai direktur sekaligus pengendali konsisten menambah saham diPT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) sepanjang 2024 berjalan. Aksi beli tersebut menjadikan total sahamnya bertambah menjadi 12,55%.
Aksi beli saham tersebut menjadikan dirinya sebagai pemegang saham pengendali dengan jumlah terbanyak. Adapun pengendali lainnya Binsar Parasian menggenggam 5,89% saham, Lydia Immanuel sebanyak 5,56%, Meijani Wibowo sebanyak 2,15%. Sisanya PT Astra International Tbk (ASII) sebanyak 7,23% dan masyarakat 64,07% saham HEAL.
Baca Juga
Dirut Hermina Borong 2,3 Juta Saham, Ternyata Target Harga HEAL Masih Jauh!
Pembelian terakhir dilakukan Yulisar Khiat pada 20-27 Agustus 2024 dengan total 84,98 juta saham HEAL. Sebanyak 38,95 juta saham HEAL dibeli dengan harga Rp 1.280 total Rp 49,86 miliar pada 20 Agustus, sebanyak 19,17 juta saham HEAL dibeli dengan harga Rp 1.300 dengan total Rp 24,92 miliar pada 21 Agustus, dan sebanyak 26,84 juta saham HEAL dibeli dengan harga Rp 1.285 dengan total Rp 34,50 miliar pada 27 Agustus.
Yulisar Khiat
Dengan demikian total dana yang digelontorkan Yulisar untuk penambahan saham tersebut mencapai Rp 109,28 miliar. Pembelian tersebut menambah total saham miliknya dari 12% menjadi 12,55% saham.
“Seluruh saham yang dibeli dalam transaksi tersebut adalah saham milik Binsar P Simorangkir yang bertindak sebagai Wadirut HEAL,” Ylisar dalam penjelesan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/8/2024).
Baca Juga
Laba Hermina (HEAL) Melesat 69,58% di Semester I-2024, Nilainya Segini
Sebelumnya, Sucor Sekuritas merevisi naik target harga harga saham HEAL menjadi Rp 1.610 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target tersebut mempertimbangkan kenaikan laba bersih dari Rp 437 miliar menjadi Rp 623 miliar tahun ini. Revisi naik target saham Medikaloka Hermina (HEAL) tersebut, seiring dengan lompatan kinerja keuangan semester I-2024 hingga lampaui estimasi semula.
Analis Sucor Sekuritas Jeremy Hansen NH mengatakan, HEAL mencatatkan kenaikan kinerja keuangan signifikan mencapai 62,9% menjadi Rp 343 miliar semester I. Realisasi tersebut telah melampaui estimasi Sucor dan consensus analis.
“Lompatan laba tersebut ditopang peningkatan volume pasien rumah sakit Hermina bersamaan dengan peningkatan margin operasional perseroan. Raihan laba tersebut setara dengan 55% dari target Sucor dan mencapai 56% dari perkiraan consensus analis,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta.
Grafik Saham HEAL

