Venteny (VTNY) Bukukan Pertumbuhan Pendapatan 49%, Laba Bersih Malah Anjlok 54%
JAKARTA, investortrust.id - PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 49% menjadi Rp 87,9 miliar di semester I-2024, dibandingkan Rp 58,89 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Walaupun demikian, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Perseroan mencatatkan penurunan 54% yaitu sebesar Rp 3,7 miliar pada semester I-2024 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,02 miliar.
Pendapatan B2B Financial Services dari pendanaan produktif memberikan kontribusi sebesar 57% dari total pendapatan. Sepanjang periode ini, VTNY juga berhasil mendistribusikan pendanaan dengan total nilai Rp 611 miliar.
Manajemen VTNY menyampaikan, kenaikan pendapatan ini juga didorong oleh kepercayaan perbankan terhadap Perseroan. Sepanjang semester I-2024, VTNY telah berkolaborasi dengan Bank Amar, Bank Danamon, Bank Mayapada dan Bank MNC.
Baca Juga
Venteny (VTNY) Incar Pendapatan Rp 270 Miliar, Begini Strateginya
Founder dan Group CEO Venteny Jun Waide, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi keuangan digital yang inovatif dan berkelanjutan.
"Kami sangat bersemangat dengan pencapaian yang telah diraih hingga kuartal II-2024, namun perjalanan kami masih panjang. Venteny berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi dengan mitra mitra strategis kami,’’ urai Jun Waide dalam keterangan tertulis, Senin (26/8/2024).
Pihaknya percaya bahwa dengan terus memperkuat ekosistem, VTNY akan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh stakeholders, termasuk pelanggan, mitra bisnis, dan masyarakat luas.
Di samping itu, B2B2E VTNY Employee Super App terus menunjukkan performa yang kuat dengan menyumbangkan 24% dari keseluruhan revenue, mencerminkan keberhasilan platform ini dalam memberikan solusi kesejahteraan karyawan yang komprehensif dan inovatif.
Saat ini VTNY telah menyediakan layanan kesejahteraan karyawan yang dipercaya oleh banyak perusahaan dan organisasi besar di Indonesia seperti PERTAMINA Grup, Kopel Bulog, Waskita Precast, SOMPO Insurance, Artotel Group dan banyak lainnya.
Baca Juga
Sementara itu, dari sisi pengembangan teknologi informasi yang menyumbangkan total 19% dari total pendapatan. Keberhasilan ini juga didukung oleh banyak partnership strategis dengan berbagai mitra Perseroan yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia yang terjalin sepanjang 2024 mulai dari Pemerintahan hingga sektor swasta lainnya.
Ke depannya, VTNY optimistis untuk melanjutkan pertumbuhan dengan tetap fokus pada penyediaan solusi keuangan yang holistik dan memenuhi kebutuhan pasar yang dinamis. Dengan strategi yang matang dan dukungan dari mitra-mitra yang solid, VTNY optimistis dapat terus menjadi pemimpin industri di bidang pendanaan produktif dan kesejahteraan karyawan di Indonesia.
Sebelumnya diberitakan, PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menargetkan pertumbuhan pendapatan Rp 250 miliar - Rp 270 miliar pada tahun 2024. Untuk itu, VTNY akan fokus meningkatkan kinerja pada dua hal yang menjadi sumber revenue terbesar VTNY, yaitu B2B Financial Service dan Super App. Lebih rinci, VTNY menargetkan penyaluran pembiayaan kepada UMKM sebesar Rp 2,2 triliun – Rp 2,5 triliun pada tahun 2024.
Dengan itu, tahun ini VTNY juga akan melakukan ekspansi pada jaringan UMKM yang akan dibiayai di Indonesia. Oleh sebab itu, tahun ini VTNY akan membuka kantor representatif di Pulau Sulawesi dan Pulau Bali. (CR-4).
Grafik Harga Saham VTNY:

