Venteny (VTNY) Incar Pendapatan Rp 270 Miliar, Begini Strateginya
JAKARTA, investortrust.id - PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp 250 – Rp 270 miliar pada tahun 2024.
COO Group VTNY Damar Raditya mengatakan, untuk mengejar target itu VTNY akan fokus meningkatkan kinerja pada dua hal yang menjadi sumber revenue terbesar Perseroan, yaitu B2B Financial Service dan Super App.
“Pertama dari B2B Financial Service. Di mana dari disbursement tadi ke penyaluran ke UMKM. Dan yang kedua dari Super App. Kita melihat Super App ini pangsanya juga sangat besar. Dan di 2024 ini dengan partnership strategis,’’ ujar Damar pada konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST & RUPSLB) di Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga
Venteny (VTNY) Absen Bagi Dividen Meski Kinerja Melaju, Ada Apa?
Adapun partner strategis dimaksud diantaranya Pertamina dan dengan Art Hotel, serta BUMN yang lain.
Lebih rinci, VTNY menargetkan penyaluran pembiayaan kepada UMKM sebesar Rp 2,2 – Rp 2,5 triliun pada tahun 2024. Sementara itu, tahun lalu VTNY berhasil menyalurkan pembiayaan kepada UMKM sebesar Rp 1,4 triliun.
“UMKM di Indonesia sangat banyak dan resistance sebagai penyumbang PDB yang cukup besar. Hal ini akan menjadi daya tarik sendiri,” ujar Damar.
Dengan itu, tahun ini VTNY juga akan melakukan ekspansi pada jaringan UMKM yang akan dibiayai di Indonesia. Oleh sebab itu, tahun ini VTNY kata Damar akan membuka kantor representatif di Pulau Sulawesi dan Pulau Bali.
Baca Juga
Cek Rekening! ASII dan TLKM Cairkan Dividen Triliunan Rupiah Hari Ini
Perseroan mengambil andil dalam mempercepat proses digitalisasi dari bisnis proses UMKM yang ada di Indonesia dengan teknologi yang Perseroan kembangkan dengan menggandeng pemerintahan dan asosiasi.
“Dengan harapan dengan kita bukanya kantor representatif kita di sana, UMKM yang ada di sana pun juga bisa kita empower,” tutupnya.
Sebagai catatan, VTNY juga mencatatkan kinerja positif di 2023 dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 181,9 miliar sepanjang 2023 atau meningkat sebesar 149% dari tahun 2022 sebesar Rp 73,2 miliar.
Sementara laba kotor tercatat tumbuh 112% dari Rp 32,0 Miliar di tahun 2022 menjadi Rp 68,1 Miliar di tahun 2023.
Grafik Pergerakan Harga Saham VTNY secara Ytd 2024:

