Laba Bertumbuh 66%, Venteny (VTNY) Ungkap Pemicu Berikut
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan pencipta inovasi teknologi, PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), sukses mencatatkan pertumbuhan laba sebanyak 66% menjadi Rp 5,6 miliar pada kuartal I-2024.
Founder dan Group CEO Venteny Jun Waide mengatakan, kenaikan laba didorong oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 22% menjadi Rp 39,6 miliar pada kuartal I-2024. Hal ini melanjutkan capaian positifnya sepanjang 2023.
Baca Juga
Revenue Naik 149%, B2B Financial Service Kontributor Utama VENTENY Fortuna (VTNY)
”Layanan B2B (business to business) financial service tetap menjadi penyumbang pendapatan terbesar yaitu Rp 25,1 miliar,” katanya, dalam keterangan resmi, Senin (6/5/2024).
Capaian pendapatan dari layanan financial service tersebut, lanjut Jun, sejalan dengan fokus perseroan untuk meningkatkan inklusi keuangan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya yang ada di Indonesia.
Selain itu, Venteny juga telah menyalurkan pendanaan produktif senilai Rp 1,5 triliun sepanjang 2023 bagi pelaku UMKM dalam memenuhi kebutuhan finansial mereka. Hal ini turut berdampak positif pada hasil laporan keuangan perusahaan di awal 2024.
Baca Juga
Venteny Fortuna (VTNY) Akuisisi 30% Saham Perusahaan Fintech Ini
“Faktor lainnya yang menjadi stimulus kinerja positif adalah teknologi yang dikembangkan Venteny untuk mendigitalisasi sistem bisnis UMKM,” katanya.
Hal ini tercermin melalui peningkatan pesat penjualan pengembangan produk teknologi informasi (TI) dengan kontribusi Rp 7,6 miliar atau tumbuh 117% dari realisasi periode yang sama tahun lalu.
Menurut Jun, dengan dukungan atas prestasi yang telah dicatatkan, Venteny semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri di layanan pendanaan produktif melalui growth funding dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

