Sektor Kripto Diprediksi akan Menjadi Fokus Kampanye Kamala Harris
JAKARTA, investortrust.id - Kandidat calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Kamala Harris diprediksi akan banyak membahas kripto dalam kampanyenya mendatang. Hal ini berdasarkan laporan seorang pembantu kampanye Kamala.
“Mendukung kebijakan yang memastikan bahwa teknologi baru dan industri semacam itu (kripto) dapat terus tumbuh,” ujarnya, dilansir dari Cointelegraph, Jumat (23/8/2024).
Walaupun kurang memiliki kebijakan substantif, langkah yang dilaporkan tersebut dapat menandakan adanya perubahan dari tim kampanye Harris yang sebelumnya tidak pernah berkomentar tentang kripto.
Di lain sisi, meski komentar tersebut tidak keluar langsung dari mulut Harris, banyak pendukung yang berspekulasi di media sosial apakah kampanyenya mendatang akan lebih proaktif dalam menangani persoalan terkait kripto dan blockchain sebelum pemilihan di November mendatang.
Baca Juga
Perkuat Regulasi, Bappebti Kasih Batas Pendaftaran Izin Pedagang Kripto hingga 16 Oktober 2024
Sejak kampanyenya pada 21 Juli lalu, Presiden AS Joe Biden mengumumkan bahwa tidak akan mencalonkan diri kembali. Sebagai penggantinya, Harris yang akan maju. Harris telah mengadakan banyak rapat umum tapi tidak mengadakan konferensi pers atau wawancara tatap muka, sehingga membuat para pemilih berada dalam area abu-abu terkait platform kebijakannya di 2025.
Kampanyenya merilis sejumlah pilar agenda ekonomi yang direncanakan, dan ada kemungkinan bahwa Harris dapat berbicara tentang teknologi saat menerima pencalonannya di Democratic National Convention (DNC).
Baca Juga
Per Juli, Jumlah Transaksi Kripto di Indonesia Tembus Rp 344 Triliun dan Investor Capai 20,59 Juta
Banyak anggota parlemen dan pemimpin di industri kripto yang melihat peluang Harris untuk menjauhkan diri dari tindakan keras terhadap perusahaan kripto dan Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS atau Securities and Exchange Commision (SEC) Gary Gensler dan undang-undang dari Senator Massachusetts Elizabeth Warren selama pemerintahan Biden.
Pada 14 Agustus lalu, beberapa anggota kongres termasuk Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer berbicara untuk membahas persepsi publik terhadap Partai Demokrat tentang kripto dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi pencalonan presiden Harris.

