Harga Saham Vale (INCO) Melorot, masih Ada Prospek Rebound?
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham emiten nikel telah turun terlalu dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan tersebut dipengaruhi atas pelemahan permintaan global bersamaan dengan peningkatan suplai global.
Penurunan harga tersebut menjadikan peluang baru bagi pemodal untuk mulai mengoleksi saham nikel, seperti PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan potensi terbuka penguatan harga ke depan, apalagi prospek komoditas nikel masih menjanjikan dalam jangka panjang.
Sekedar informasi, data Trading Economics harga nikel terpantau mengalami kenaikan naik 0,96% menjadi US$ 16.298 per ton pada perdagangan Sabtu, (10/8/2024).
Baca Juga
Anjlok 82%, Vale Indonesia (INCO) Catat Laba Bersih Rp 611 Miliar di Semester I-2024
Head Customer Literation and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi mengatakan, salah satu emiten tambang nikel yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang langsung terpengaruh dengan penurunan harga nikel global dipicu penurunan permintaan global.
“Prospek harga komoditas nikel diprediksi tetap menjanjikan ke depan, selain ditopang atas penguatan industry di Indonesia, permintaan didukung tren kenaikan permintaan dari China,” kata Audi saat Indonesia Investment Education (IIE) secara daring, Sabtu, (10/8/2024).
Namun, terang dia, penurunan permintaan China saat ini telah membuat performa keuangan emiten nikel turun, seperti INCO pada semester I-2024 dengan pelemahan laba bersih sebanyak 80% (year on year/yoy).
Baca Juga
Valuasi Murah, Saham Vale Indonesia (INCO) Berpotensi Menuju Rp 5.300
"Penurunan tersebut membuat harga saham INCO anjlok. Hanya saja, penurunan ini secara teknikal bisa menjadi peluang. Karena harga saham INCO seharunya berada di atas Rp 3.500, kalau memang ternyata masih stay di sana, saya fikir pemodal mulai boleh averaging, supaya meminimalisir lagi kerugiannya," ucap Audi.
Pihaknya menilai bahwa harga saham nikel, seperti INCO, kemungkinan mulai bangkit jelang akhir kuartal III dan memasui kuartal IV. Sedangkan berdasarkan data perdagangan saham year to date (ytd), saham INCO telah melorot 3,16%. Harga saham INCO telah turun dari level Rp 4.310 akhir tahun 2023 menjadi Rp 3.680 pada penutupan akhir pekan ini.
Jika dibandingkan dengan harga tertinggi saham INCO tahun ini level Rp 5.200 pada 29 Mei, maka penurunan harga saham INCo sudah mencapai 29,23%.
Grafik Saham INCO

