IHSG Akhir Pekan Ditutup Rebound 1,04% Terdorong Sejumlah Saham Big Cap Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/10/2026), ditutup rebound sebanyak 62,48 poin (1,04%) menjadi 6.093. Rentang pergerakan 5.995-6.100 dengan nilai transaksi Rp 8,27 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan seluruh sektor saham, seperti material dasar naik 1,67%, sektor industry menguat 1,51%, sektor konsumer non primer 1,02%, sektor infrastruktur naik 1,15%, sektor transportasi menguat 1,08%, sektor energi naik 0,71%, sektor konsumer primer menguat 0,86%, sektor kesehatan naik 0,69%, sektor keuangan menguat 0,79%, dan sektor teknologi naik 0,60%. Sebaliknya sektor property turun 0,16%.
Baca Juga
Tak Bebani APBN, Ini 3 Tuntutan Utama Pengusaha dalam Revisi UU Kadin
Kenaikan tersebut juga sejalan dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kenaikan juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti EMAS naik 5,19%, MBSS menguat 15%, GGRM naik 6,04%, AMMN naik 4,01%, DSSA naik 2,73%. Kenaikan juga ditopang penguatan saham 4 big bank dan saham emiten Prajogo Pangestu.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat hari ini, yaitu saham STRK menguat 33,87% menjadi Rp 83, TCPI menguat 25% menjadi Rp 1.625, SOSS naik 25% menjadi Rp 1.200, TFCO menguat 24,85% menjadi Rp 1.030, BIKE menguat 24,78% menjadi Rp 2.140, dan MAPB naik 24,77% menjadi Rp 1.335.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 115,44 poin (1,88%) menjadi 6.031 disertai investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 867,27 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 207,29 miliar, BMRI mencapai Rp 189,88 miliar, dan AMMN mencapai Rp 64,01 miliar.
Baca Juga
Airlangga Hartarto: Talenta Digital, AI, dan Semikonduktor Jadi Kunci Ekonomi Masa Depan
Penurunan juga dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti energi turun 2,77%, sektor industry melemah 2,86%, sektor material dasar anjlok 2,04%, sektor infrastruktur turun 2,55%, sektor konsumer primer 2,09%, sektor keuangan 1,22%, sektor property 1,07%, sektor konsumer non primer turun 0,73%, sektor teknologi melemah 0,37%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor kesehatan 0,70% dan sektor transportasi 0,61%.
Meski IHSG ditutup anjlok sejumlah saham berikut masih berhasil torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham ARII naik 24,86% menjadi Rp 452, PEVE naik 24,85% menjadi Rp 412, SAFE naik 24,83% menjadi Rp 905, MCAS naik 24,56% menjadi Rp 284. Kenaikan juga melanda saham BLTA, BIKE, AKKU, dan SMMT.
