IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,32% Terseret Kejatuhan Sejumlah Saham Big Cap
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (27/10/2026), ditutup kembali melemah sebanyak 17,44 poin (0,32%) menjadi 5.355. Rentang pergerakan 5.338-5.418 dengan nilai transaksi Rp 5,28 triliun.
Penurunan dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, sektor energi, teknologi, infrastruktur, property, keuangan, kesehatan, hingga transportasi. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, konsumer non primer, industry, dan material dasar.
Baca Juga
Astra Otoparts (AUTO) Raup Laba Rp1,80 Triliun, Segmen Manufaktur Tumbuh 17,6%
Penurunan juga dipicu pelemahan sejumlah saham big cap berikut, seperti BBRI, BREN, BMRI, TLKM, BRPT, BBNI, hingga DSSA. Tekanan jugal juga melanda saham BRMS, BYAN, DCII, MORA, hingga JARR.
Meski terjadi penurunan tajam, beberapa saham berikut masih berhasil torehkan penguatan, seperti saham PTSP naik 24,54% menjadi Rp 2.690, OKAS naik 22,73% menjadi Rp 108, NETV naik 18,52% menjadi Rp 32, DADA menguat 16,67% menjadi Rp 21, dan MMIX menguat 15,79% menjadi Rp 770.
Baca Juga
Mirae Asset Pasang Sikap Selektif Saham Bank Waspadai Tekanan Asing dan Kenaikan Biaya Dana
Kemarin, IHSG ditutup jatuh sebanyak 66,17 poin (1,22%) menjadi 5.373 dengan investor asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,85 triliun. Terbanyak disumbangkan saham BMRI senilai Rp 400,03 miliar, TLKM sebanyak Rp 329,39 miliar, dan BBCA mencapai Rp 235,53 miliar.
Penurunan tersebut juga sejalan dengan kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor energi turun 2,36%, sektor material dasar jatuh 1,57%, sektor industry melemah 1,87%, sektor konsumer non primer turun 1,01%, sektor konsumer primer jatuh 1,53%, sektor infrastruktur melemah 2,47%, sektor teknologi melemah 2,06%, dan sektor lainnya.
Meski IHSG jatuh, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham KREN naik 26,67% menjadi Rp 19, ANDI naik 25% menjadi Rp 35, TMPO naik 19,62% menjadi Rp 189, BTEK naik 18,18% menjadi Rp 13, MKNT naik 16,67% menjadi Rp 7, dan SEMA naik 14,97% menjadi Rp 430.
