Jelang Pengumuman BI Rate, IHSG Intraday Anjlok 75 Poin Terseret Seluruh Sektor Saham
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/9/2026), telah anjlok lebih dari 75 poin (1,15%) menjadi 6.309 hanya dalam 1,5 jam transaksi. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang cenderung naik.
Penurunan indeks juga dipengaruhi aksi tunggu pemodal terhadap rilis hasil rapat dewan gubernur Bank Indonesia (BEI) besok. Penurunan juga sejalan dengan berlanjutnya pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dollar As menjadi Rp 17.883.
Baca Juga
Pelemahan indeks ini juga dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti energi, material dasar, industry, konsumer non primer, kesehatan, konsumer primer, keuangan, property, infrastruktur, hingga transportasi.
Penurunan juga dipicu kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham BYAN, SINI, TINS, PANI, TEBE, hingga DSNG.
Sebaliknya beberapa saham berikut berhasil catatkan lompatan harga, seperti FORU naik 34,35% menjadi Rp 176, SAPX naik 24,50% menjadi Rp 376, DYAN naik 17,44% menjadi Rp 101, AGAR naik 16,09% menjadi Rp 2.670, dan HELI menguat 15,65% menjadi Rp 266.
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup jatuh sebanyak 56,43 poin (0,88%) menjadi 6.384 disertai dengan investor asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 510,07 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan lima saham berikut, yaitu BMRI senilai Rp 140,61 miliar, ANTM senilai Rp 139,93 miliar, dan BBCA mencapai Rp 131,34 miliar.
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti energi turun 0,93%, material dasar melemah 0,88%, konsumer non primer turun 0,94%, konsumer primer melemah 0,45%, infrastruktur 1,38%, keuangan 0,36%, teknologi 0,10%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor transportasi 0,55%, kesehatan 0,21%, dan property 0,00%.
Meski IHSG ditutup jatuh, sejumlah saham berikut berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu CSMI naik 34,48% menjadi Rp 234, TRUE naik 34,38% menjadi Rp 90, AGAR naik 25% menjadi Rp 2.300, NASI menguat 24,79% menjadi Rp 292, HOPE naik 24,78% menjadi Rp 282, BAJA menguat 24,57% menjadi Rp 436, dan INTD naik 24,39% menjadi Rp 306. Meski tak ARA, saham BBSS naik 29,11% menjadi Rp 102 dan JAWA menguat 25,64% menjadi Rp 196.
