IHSG Sesi I Terbang 1,47% Dekati Level 6.500, Saham Komoditas Emas Jadi Penyumbang Utama
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (20/8/2026), ditutup melesat 93,83 poin (1,47%) menjadi 6.487,96. Lompatan sejalan dengan penguatan mayoritas sektor saham, khususnya komoditas emas.
Berdasarkan data BEI, sektor saham dengan kenaikan harga pesat, yaitu sektor material dasar menguat 3,58%, konsumer primer 1,73%, industry 1,80%, energi 1,30%, teknologi 1,57%, dan keuangan 0,65%. Sebaliknya penurunan tipis melanda saham sektor transportasi.
Baca Juga
Valuasi Obligasi Indonesia Makin Kompetitif, Investor Pantau Konsistensi Kebijakan
Lompatan indeks juga ditopang penguatan pesat sejumlah saham big cap, yaitu AMMN naik 7,73% menjadi Rp 4.460, MLPT naik 15,89% menjadi Rp 1.495, HRTA naik 8,76% menjadi Rp 2.360. Kenaikan saham emas lainnya dicatatkan ARCI, PSAB, INDY, dan PSAB.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham TRUk menguat 25% menjadi Rp 775, ALKA naik 24,84% menjadi Rp 4.020, COIN naik 24,82% menjadi Rp 880, KETR naik 19,83% menjadi Rp 725, dan BWPT menguat 18,48% menjadi Rp 109.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok 55,70 poin (0,86%) menjadi 6.394 disertai dengan investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 933,53 miliar. Net buy terbesar didukung adanya crossing saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari pemodal domestic ke pemodal asing melalui pasar negosiasi dengan nilai Rp 1,47 triliun.
Baca Juga
Penurunan IHSG kemarin dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 1,21%, konsumer primer 1,05%, konsumer non primer 0,96%, industry 0,79%, energi 0,71%, keuangan 0,52%, teknologi 0,62%, transportasi 0,20%, dan kesehatan 0,76%. Sebaliknya penguatan dicatatkan property 0,39% dan infrastruktur 0,43%.
Tekanan IHSG juga dipicu kejatuhan saham besar ini, yaitu BYAN turun 9,41%. Pelemahan juga melanda saham emiten Haji Isam, seperti PGUN, JARR, TEBE, dan FAST. Penurunan juga dipicu pelemahan saham AMMN, INDY, hingga TKIM.
Meski IHSG ditutup anjlok, sejumlah saham berikut justru berhasil cetak lompatan harga, seperti FUJI naik 25% menjadi Rp 260, TIFA naik 24,84% menjadi Rp 382, FPNI naik 24,42% menjadi Rp 540, WEGE naik 23,64% menjadi Rp 68, dan TRUS naik 20,41% menjadi Rp 472.

