Transaksi Saham Guna Timur (TRUK) Kembali Dibuka, Bakal Lanjutkan Kenaikan?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali membuka perdagangan (unsuspensi) saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) setelah kemarin transaksinya sahamnya dihentikan sementara.
Pembukaan kembali perdagangan saham TRUK berlaku mulai Rabu, 12 Agustus 2026, baik di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai. Sebelumnya transaksi saham TRUK dihentikan sementara kemarin dipicu atas lompatan harga dalam beberapa pekan terkahir.
Baca Juga
Saat Harga Jatuh, Puluhan Juta Saham Petrindo (CUAN) Diborong Pengendali Prajogo Pangestu
Berdasarkan dat BEI, saham TRUK telah melambung sebanyak 89,86% menjadi Rp 805 dalam sebulan terakhir. Adapun kenaikan harga year to date (ytd) hanya mencapai 42,48%.
Terkait lompatan harga saham ini, manajemen TRUK dalam penjelasan resminya di BEI kemarin menyebutkan, perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan saham perusahaan. Dalam tanggapannya, perseroan juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum memiliki rencana tindakan korporasi yang telah diputuskan atau ditetapkan untuk dilaksanakan dalam waktu dekat.
Baca Juga
Intip Prospek Terbaru Saham Harta (HRTA), Potensi Cuan Bisa Capai 54%
TRUK menegaskan tidak terdapat rencana tindakan korporasi yang berpotensi berdampak terhadap pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam jangka waktu paling sedikit tiga bulan ke depan. Sementara itu, berdasarkan konfirmasi yang telah diperoleh dari pemegang saham utama terkait perubahan kepemilikan sahamnya di perseroan yang dapat disampaikan kepada publik.
Terkait kinerja keuangan, perseroan membukukan penurunan tipis pendapatan menjadi Rp 19,24 miliar hingga semester I-2026, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 19,61 miliar. Rugi tahun berjalan TRUK meningkat dari Rp 3,12 miliar menjadi Rp 3,75 miliar.

