UU P2SK Baru Amanatkan Pemerintah Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun menjelaskan salah satu mandat yang tertuang dalam perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Menurut Misbakhun, dalam UU P2SK yang baru terdapat mandat tentang pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis.
“Jadi kita bicara tentang komersial, bagaimana mineral dan komoditas strategis di Indonesia itu kemudian diperdagangkan di Indonesia,” kata Misbakhun, di Gedung Nusantara I, DPR, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Misbakhun mengatakan pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis itu dapat menjadi patokan untuk melihat harga dan pengikat kontrak. Dia mengakui konsep pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis itu terinspirasi commodities exchange di belahan dunia lain.
Misbakhun menjelaskan bursa mineral dan komoditas strategis tersebut berbeda dengan fungsi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Dia mengaku rumusan dan peran bursa tersebut perlu disinkronisasi dengan kehadiran PT DSI.
Baca Juga
Tok! DPR Sahkan Perubahan UU P2SK, Ini 17 Poin Penting yang Diatur
Bahkan, kata Misbakhun, kehadiran bursa mineral dan komoditas strategis tidak akan bertabrakan dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas atau Bappebti.
“Nanti Bappebti, terhadap mineral dan komoditas strategis dipisahkan. Kalau ada mineral dan komoditas strategis ada di Bappebti, akan di tarik ke sana [bursa]. Nanti kita bicarakan bentuknya akan seperti apa,” ujar dia.
Misbakhun menjelaskan konsep bursa mineral dan komoditas tersebut sudah ada. Namun, masih memerlukan pengaturan lebih lanjut melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tiga bulan setelah disahkannya UU P2SK baru.
“Karena beroperasi mulai 1 Januari 2027,” kata dia.
Baca Juga
Revisi RUU P2SK Bakukan Peran LPS di Penjaminan Polis Asuransi
Dengan berlakunya UU P2SK baru, Misbakhun menjelaskan bahwa Komisi XI akan membentuk panitia seleksi Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas.
“Dia menyiapkan persiapan sampai operasionalnya,” jelas dia.

