Barito Renewables (BREN) Melonjak 34,69%, Saham Grup Prajogo Pangestu Dominasi Top Gainers Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, memimpin daftar top gainers saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini setelah melonjak 34,69% ke level 3.300.
Berdasarkan data perdagangan BEI pekan ini, harga saham BREN naik 850 poin dari posisi pekan sebelumnya di level Rp 2.450 menjadi Rp 3.300. Penguatan tersebut membalikkan tren penurunan harga dalam sebulan terakhir atau setelah MSCI mengumumkan penghapusan saham BREN dari daftar MSCI.
Dominasi saham grup Prajogo Pangestu juga terlihat dari masuknya sejumlah emiten lain ke jajaran top gainers. Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 24,53% menjadi Rp 4.670 dari sebelumnya Rp 3.750, sementara saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menguat 22,33% menjadi Rp 630 dari level Rp 515.
Baca Juga
IHSG Makin Terpuruk, Net Sell Asing Tembus Rp 53,97 Triliun Ytd
Ada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turut masuk daftar penguatan tertinggi dengan kenaikan 20,87% menjadi Rp 1.940 dari posisi pekan lalu di level Rp 1.605. Kenaikan BREN, PTRO, CUAN, dan BRPT menjadikan saham-saham yang terafiliasi dengan grup Prajogo Pangestu sebagai penggerak
Di posisi kedua top gainers pekan ini dicatatkan saham PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) melesat 33,33% dari Rp 780 menjadi Rp 1.040. Sementara itu, saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA) naik 28,54% menjadi Rp 545 dari sebelumnya Rp 424. Selanjutnya saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) yang meningkat 28,48% menjadi Rp 212 dari level Rp 165.
Selanjutnya, saham PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) menguat 26,75% menjadi Rp 995 dibandingkan posisi pekan lalu di level Rp 785. Saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 21,95% menjadi Rp 1.500 dari sebelumnya Rp 1.230. Adapun saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) menguat 21% menjadi Rp 5.300 dari posisi pekan sebelumnya di level Rp 4.380.
Baca Juga
Rosan: Dewan Bisnis Jadi Mesin Penggerak Investasi dan Perdagangan RI-Prancis
Sebaliknya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Burs Efek Indonesia (BEI) torehkan penurunan sebanyak 0,56% menjadi 6.162 sepanjang pekan ini. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham dunia yang cenderung naik, bahkan cetak rekor tertinggi.
Penurunan tersebut memicu hangusnya kapitalisasi pasar (market cap) saham lebih dari Rp 94 triliun pekan ini menjadi Rp 10.729 triliun. Sebaliknya rata-rata transaksi mengalami peningkatan menjadi Rp 28,38 triliun hanya dalam tiga hari transaksi di pekan ini.
Sejalan dengan penurunan drastis tersebut, pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham jumbo pekan ini mencapai Rp 12,34 triliun. Angka tersebut jauh melesat dari net sell pekan lalu senilai Rp 807,68 miliar. Terbanyak disumbangkan saham TPIA Rp 2,45 triliun, BBCA Rp 2,25 triliun, dan AMMN Rp 1,99 triliun.

